Logo Header Antaranews Kepri

2.700 ton beras disiapkan hadapi Idul Adha di Tanjungpinang

Selasa, 21 Juli 2020 13:01 WIB
Image Print
Plt Gubernur Kepri Isdianto saat menunjau gudang Bulog Subdivre Tanjungpinang baru-baru ini. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Bulog Subdivre Tanjungpinang, Kepulauan Riau, sudah menyiapkan 2.700 ton beras untuk warga di Pulau Bintan, yakni Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dalam menghadapi hari raya Idul Adha 2020.

Kepala Cabang Bulog Subdivre Tanjungpinang, Parluhutan Siregar, bahkan mengklaim stok beras yang ada saat ini cukup untuk enam bulan ke depan, karena konsumsi beras normal warga di Pulau Bintan sekitar 300-400 ton per bulan.

"Pada awal April 2020, permintaan beras warga sempat meningkat sekitar 500 ton per bulan. Karena isu panic buying atau pembelian panik imbas COVID-19. Tapi sekarang sudah normal kembali," kata Parluhutan di Tanjungpinang, Selasa (21/7).

Kendati demikian, kata dia, stok beras yang ada untuk saat ini tidak dijual ke khalayak umum, melainkan khusus ke lembaga - lembaga pemerintah, menyusul instruksi Pemerintah Pusat bahwa operasi pasar beras untuk sementara waktu ditiadakan.

"Jatuhnya adalah beras cadangan pemerintah dijual ke lembaga - lembaga pemerintah, misalnya buat bantuan sosial COVID-19. Nanti tagihannya juga langsung ke pemerintah, dan untuk harga jual per kilo Rp10,543 ribu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Parluhutan menyampaikan untuk stok minyak goreng dan tepung terigu di gudang bulog Tanjungpinang pun dijamin aman dan cukup.

Masing-masing tersedia sekitar enam ton dan dalam kemasan satu kilogram.

"Harga per kilogram minyak sekitar Rp12 ribu. Harga per kilogram tepung sekitar Rp8 ribu," ungkapnya.

Khusus minyak dan tepung, lanjut dia, tetap dijual bagi masyarakat umum, karena merupakan kegiatan komersil Perusahan Umum (Perum) Bulog.

"Pendanaannya langsung dari perusahaan, bukan program Pemerintah Pusat, seperti halnya beras," tutur dia.

Lanjut Parluhutan, untuk distribusi beras ke daerah Kepri lainnya di bawah koordinator Bulog Subdivre Tanjungpinang, seperti Anambas, Natuna, Lingga, dan Karimun tetap aman dan cukup.

"Daerah-daerah ini notabane-nya adalah pulau-pulau, sehingga sejak jauh-jauh hari sudah kita siapkan pasokan beras yang cukup untuk beberapa bulan ke depan," sebutnya.




Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026