Usai olah TKP Kejagung Tim Puslabfor bawa abu arang

id Argo yuwono,Olah tkp,Gedung kejaksaan agung kebakaran

Usai olah TKP Kejagung Tim Puslabfor bawa abu arang

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) berbincang dengan Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ferdy Sambo (kedua kanan) saat meninjau olah tempat kejadian perkara kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. ANTARA/HO-Polri

Jakarta (ANTARA) - Tim Puslabfor Mabes Polri mengambil sampel abu arang dari reruntuhan Gedung Kejaksaan Agung yang terbakar usai olah tempat kejadian perkara (TKP).

Barang bukti ini akan diteliti oleh Puslabfor untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Tim mengambil sampel abu arang dari dalam gedung, kemudian membawanya ke Puslabfor untuk diteliti. Selain itu, tim juga sedang mendalami arah penjalaran api," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Selasa.

Tim gabungan Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung.

Polisi menelusuri setiap sudut gedung yang sudah hangus terbakar tersebut.

Hadir dalam olah TKP ini, di antaranya Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kapuslabfor Mabes Polri Brigjen Pol. Ahmad Haydar, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ferdy Sambo, dan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Tubagus Ade Hidayat.

Menurut Argo, tim gabungan yang dikerahkan telah menyisir seluruh bangunan yang terbakar.

Mereka memeriksa tiap lantai gedung Kejaksaan Agung yang sudah porak-poranda.

"Tim telah melakukan penyisiran setiap lantai, mulai dari lantai 1 hingga lantai 6 Gedung Kejagung," kata Argo.

Sebelumnya, Kapuslabfor Polri Brigjen Pol. Ahmad Haydar mengatakan bahwa pihaknya melakukan pengecekan struktur gedung sebelum melakukan olah TKP.

"Pertama kami melakukan pengecekan konstruksi bangunan terlebih dahulu apakah layak atau tidak untuk dilakukan pemeriksaan," kata Haydar.

Kedua, melakukan pengecekan lokasi di TKP kebakaran. Hal ini masih dalam pemeriksaan.

"Kami juga masih menunggu lay out lokasi TKP yang terbakar itu. Semuanya kami periksa," tuturnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar