Kasus COVID-19 melonjak Slovakia perketat kegiatan sosial

id Menteri KesehatanMarek Krajci,Slovakia, terapkan aturan COVID-19 lebih ketat

Kasus COVID-19 melonjak Slovakia perketat  kegiatan sosial

Perdana Menteri Slovakia Igor Matovic, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki, Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban memakai masker saat mereka berfoto bersama dalam konferensi tingkat tinggi negara Visegrad Group (V4) di Lednice Chateau, menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di desa Lednice, Republik Ceko, Kamis (11/6/2020). (REUTERS/David W Cerny/aww/cfo)

Praha (ANTARA) - Slovakia akan menerapkan aturan yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran virus corona mulai Kamis, termasuk kewajiban menggunakan masker di depan umum dan membatasi pertemuan publik, demikian Menteri Kesehatan Marek Krajci, Minggu.

Negara tersebut melaporkan lonjakan tajam kasus baru COVID-19 dalam beberapa hari belakangan, dengan 19.851 kasus pada Sabtu, yang naik dari 13.139 kasus selama sepekan.

Komite Krisis COVID-19 mengadopsi sejumlah aturan yang sebagian besar dimaksudkan untuk mencegah kerumunan kelompok besar, yang mencakup pemakaian wajib masker di daerah permukiman ketika lebih dekat dari 5 meter dengan orang lain selain anggota keluarga, katanya.

Menurut Krajci, semua acara publik akan dilarang dan pemerintah pada Senin juga akan membahas apakah akan membatasi pertemuan publik menjadi lebih dari enam orang.

"Kami tahu bahwa jika kami tidak mengadopsi aturan yang tegas, maka kurva (kasus baru) akan mengganas dengan cara yang sama dengan Republik Ceko," katanya.

Sementara itu, restoran hanya diperbolehkan menyajikan makanan di luar ruangan atau dibawa pulang dan seluruh fasilitas kebugaran, kolam renang serta sauna akan ditutup.

Pusat perbelanjaan diharuskan menyediakan setidaknya ruangan berukuran 15 meter persegi untuk setiap pengunjung, sedangkan toko kelontong dan apotek akan diizinkan bagi warga lanjut usia dengan waktu tertentu.

Sumber: Reuters


 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar