Berusia lanjut Wali Kota Banda Aceh tak bisa divaksin COVID-19

id Banda Aceh,COVID-19,vaksinasi,vaksin,suntik vaksin,protokol kesehatan,vaksin virus,vaksin sinovac

Berusia lanjut Wali Kota Banda Aceh tak bisa divaksin COVID-19

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat meninjau vaksinasi perdana di RS Meuraxa Banda Aceh, Jumat (15/1/2021) (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh (ANTARA) - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Wakil Wali Kota Zainal Arifin tidak bisa disuntik vaksin COVID-19 karena faktor usia yang sudah melebihi batas maksimal 59 tahun.

"Kami tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin," kata Aminullah Usman saat melaunching vaksinasi perdana di RS Meuraxa Banda Aceh, Jumat.

Kedua pimpinan daerah itu tidak bisa divaksinasi karena tidak memenuhi syarat usia dan kesehatan sesuai ketentuan penerima vaksin yang sudah ditentukan.

Aminullah mengatakan dirinya saat ini sudah berumur 63 tahun, sedangkan ketentuan batas usia penerima vaksin mulai dari 18 hingga 59 tahun. Jika memenuhi syarat dirinya bersedia menjadi orang pertama divaksinasi.

"Kalau misalnya batas usianya sampai 63 tahun, maka saya selaku Wali Kota Banda Aceh siap menjadi orang yang pertama disuntik vaksin sinovac ini," ujarnya.

Sementara wakilnya Zainal Arifin juga tidak bisa divaksinasi lantaran pernah terkonfirmasi positif COVID-19 pada Agustus 2020 lalu, dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Pak Zainal dulu pernah positif dan dirawat, karena tidak memenuhi syarat tersebut maka kami tidak bisa disuntik vaksin," kata Aminullah.

Karena mereka tidak bisa divaksinasi, orang yang pertama menerima vaksin di Banda Aceh adalah Kepala Puskesmas Kuta Alam setempat dr Laura Makmur, dan sudah berjalan baik tanpa ada kendala serta hambatan apapun.

Dalam kesempatan ini, Aminullah menyampaikan bahwa Banda Aceh sudah menerima sebanyak 12.760 suntikan vaksin. Penerima pertama adalah para tenaga kesehatan dan tenaga yang bertugas memberikan pelayanan publik lainnya.

"Alhamdulillah suntikan vaksin pertama sudah berjalan lancar, nanti semuanya akan menerima dan kita tidak perlu khawatir berlebihan," ujarnya.

Aminullah juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan meski nantinya sudah divaksinasi, sehingga mata rantai penyebaran virus tersebut benar-benar terputus.

"Semoga COVID-19 ini cepat berakhir dan kita bisa beraktivitas kembali seperti biasanya," demikian kata mantan Direktur Bank Aceh itu.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar