Densus Polri kembali tangkap tiga terduga teroris
Minggu, 15 Agustus 2021 10:49 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan. ANTARA/Laily Rahmawaty
Jakarta (ANTARA) - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap tiga teroris, seorang di Banten dan dua orang di Jawa Barat.
"Tambahan hari ini ditangkap di Banten satu orang dan Jabar tiga orang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Ramadhan menyebutkan adanya penambahan ini sehingga total terduga teroris yang ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri dalam operasi pencegahan dan penindakan teroris sejak Kamis (12/8) hingga Sabtu (14/8) di 10 provinsi bertambah dari 37 orang menjadi 41 orang.
"Jadi, totalnya ada 41 orang ya," kata Ramadhan.
Sebelumnya, pada Sabtu (14/8) kemarin, terduga teroris yang telah ditangkap, yakni enam orang di Sumatera Utara, tiga orang di Jambi, tujuh orang di Lampung, empat orang di Banten, dua orang di Jawa Barat, dan 10 orang di Jawa Tengah.
Selanjutnya, satu orang masing-masing di Sulawesi Tengah, Maluku, dan Kalimantan Barat serta dua orang di Kalimantan Timur.
Sebagian besar terduga yang ditangkap di 10 provinsi itu diketahui sebagai anggota Jaringan Jamaah Islamiah (JI) kecuali di wilayah Kalimantan Timur merupakan anggota komunitas media sosial.
Satu terduga teroris di Banten yang ditangkap, kata dia, menambah jumlah terduga yang sudah ditangkap menjadi enam orang.
"Untuk Banten, semuanya jaringan Jamaah Islamiah (JI)," ujar Ramadhan.
"Tambahan hari ini ditangkap di Banten satu orang dan Jabar tiga orang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Ramadhan menyebutkan adanya penambahan ini sehingga total terduga teroris yang ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri dalam operasi pencegahan dan penindakan teroris sejak Kamis (12/8) hingga Sabtu (14/8) di 10 provinsi bertambah dari 37 orang menjadi 41 orang.
"Jadi, totalnya ada 41 orang ya," kata Ramadhan.
Sebelumnya, pada Sabtu (14/8) kemarin, terduga teroris yang telah ditangkap, yakni enam orang di Sumatera Utara, tiga orang di Jambi, tujuh orang di Lampung, empat orang di Banten, dua orang di Jawa Barat, dan 10 orang di Jawa Tengah.
Selanjutnya, satu orang masing-masing di Sulawesi Tengah, Maluku, dan Kalimantan Barat serta dua orang di Kalimantan Timur.
Sebagian besar terduga yang ditangkap di 10 provinsi itu diketahui sebagai anggota Jaringan Jamaah Islamiah (JI) kecuali di wilayah Kalimantan Timur merupakan anggota komunitas media sosial.
Satu terduga teroris di Banten yang ditangkap, kata dia, menambah jumlah terduga yang sudah ditangkap menjadi enam orang.
"Untuk Banten, semuanya jaringan Jamaah Islamiah (JI)," ujar Ramadhan.
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi Washington: Pelaku penembakan di acara Trump bersenjata senapan shotgun
26 April 2026 14:10 WIB
Hati-hati! BNPT sebut ada upaya menyusupkan paham radikal lewat game online
09 October 2025 8:23 WIB
Densus Antiteror 88 tangkap 3 warga terduga teroris di Palu dan Ampana
19 December 2024 12:26 WIB, 2024
Fasilitas perusahaan dirgantara Turki di Ankara diserang sekelompok teroris
24 October 2024 6:30 WIB, 2024
Lebih dari 50 orang tewas dalam serangan teroris di Balochistan-Pakistan
27 August 2024 8:24 WIB, 2024