Jamaah haji akan ditempatkan di lima sektor di Makkah
Kamis, 19 Mei 2022 20:17 WIB
Arsip foto - Bus Shalawat disimulasikan jelang kedatangan jemaah Indonesia di Mekkah, Sabtu (13/7/2022). ANTARA/Hanni Sofia/aa.
Jakarta (ANTARA) - Para jamaah haji akan ditempatkan di lima sektor di Makkah, Arab Saudi pada pelaksanaan haji 1443 Hijriah.
"Akomodasi di Makkah sudah kontrak 100 persen. Hotel jemaah ini tersebar di lima wilayah, yaitu Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal dan Misfalah," kata Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Nasrullah Jasam dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan, total akomodasi yang disiapkan ada 40 hotel, dengan jumlah 26.647 kamar. Hotel terdekat dari Masjidil Haram berjarak 850 meter dan hotel terjatuh berjarak 4.220 meter.
Akomodasi di sektor Mahbas Jin disiapkan untuk jemaah dari embarkasi Surabaya (SUB) asal Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur dan embarkasi Lombok (LOP) asal Nusa Tenggara Barat.
Di sektor Syisyah disiapkan untuk jamaah dari embarkasi Batam (BTH) yang berasal Riau, Kepulauan Riau,Kalimantan Barat dan Jambi) serta jamaah dari embarkasi Ujung Pandang (UPG) jamaah asal Sulsel, Sulbar, Sultra, Gorontalo,Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Sementara akomodasi di sektor Raudah untuk jamaah embarkasi Aceh (BTJ) asal Aceh, embarkasi Jakarta (JKG) asal Lampung, Banten dan DKI Jakarta.
Raudah juga akan ditempati jamaah dari embarkasi Palembang (PLM) asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta jamaah asal Sumatera Utara lewat embarkasi Medan (KNO).
Sedangkan sektor Jarwal akan ditempati jamaah embarkasi Solo (SOC) asal Jawa Tengah, embarkasi Padang (PDG) asal Sumatera Barat dan Bengkulu serta embarkasi Banjarmasin (BDJ) asal Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan juga jemaah dari embarkasi Balikpapan (BPN) asal Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Haji 1443H/2022M merupakan pelaksanaan haji pertama kali setelah Tanah Suci Mekkah dan Madinah ditutup untuk jamaah asal luar Arab Saudi karena pandemi COVID-19.
Sebelumnya,Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan pelaksanaan haji tahun ini berbeda dengan 2019 karena kuota haji 2022 berkurang menjadi 100.051 terdiri atas 92.825 kuota jamaah haji reguler, dan 7.226 kuota jamaah haji khusus.
Begitu pula dengan petugas haji hanya sebanyak 1.901 orang yang akan bertugas di tiga daerah kerja (daker) yaitu Mekkah, Madinah dan Jeddah.
Karena jumlah jemaah berkurang setengahnya dari 2019 maka jumlah sektor juga berkurang dari sebelumnya 11 sektor di Mekkah menjadi enam sektor.
"Akomodasi di Makkah sudah kontrak 100 persen. Hotel jemaah ini tersebar di lima wilayah, yaitu Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal dan Misfalah," kata Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Nasrullah Jasam dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan, total akomodasi yang disiapkan ada 40 hotel, dengan jumlah 26.647 kamar. Hotel terdekat dari Masjidil Haram berjarak 850 meter dan hotel terjatuh berjarak 4.220 meter.
Akomodasi di sektor Mahbas Jin disiapkan untuk jemaah dari embarkasi Surabaya (SUB) asal Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur dan embarkasi Lombok (LOP) asal Nusa Tenggara Barat.
Di sektor Syisyah disiapkan untuk jamaah dari embarkasi Batam (BTH) yang berasal Riau, Kepulauan Riau,Kalimantan Barat dan Jambi) serta jamaah dari embarkasi Ujung Pandang (UPG) jamaah asal Sulsel, Sulbar, Sultra, Gorontalo,Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Sementara akomodasi di sektor Raudah untuk jamaah embarkasi Aceh (BTJ) asal Aceh, embarkasi Jakarta (JKG) asal Lampung, Banten dan DKI Jakarta.
Raudah juga akan ditempati jamaah dari embarkasi Palembang (PLM) asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta jamaah asal Sumatera Utara lewat embarkasi Medan (KNO).
Sedangkan sektor Jarwal akan ditempati jamaah embarkasi Solo (SOC) asal Jawa Tengah, embarkasi Padang (PDG) asal Sumatera Barat dan Bengkulu serta embarkasi Banjarmasin (BDJ) asal Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan juga jemaah dari embarkasi Balikpapan (BPN) asal Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Haji 1443H/2022M merupakan pelaksanaan haji pertama kali setelah Tanah Suci Mekkah dan Madinah ditutup untuk jamaah asal luar Arab Saudi karena pandemi COVID-19.
Sebelumnya,Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan pelaksanaan haji tahun ini berbeda dengan 2019 karena kuota haji 2022 berkurang menjadi 100.051 terdiri atas 92.825 kuota jamaah haji reguler, dan 7.226 kuota jamaah haji khusus.
Begitu pula dengan petugas haji hanya sebanyak 1.901 orang yang akan bertugas di tiga daerah kerja (daker) yaitu Mekkah, Madinah dan Jeddah.
Karena jumlah jemaah berkurang setengahnya dari 2019 maka jumlah sektor juga berkurang dari sebelumnya 11 sektor di Mekkah menjadi enam sektor.
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BAZNAS Kepri bangun 103 unit rumah layak huni sepanjang tahun 2022-2024
27 February 2025 17:15 WIB, 2025
Putri Maluku Utara 2022 mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi
04 March 2024 15:56 WIB, 2024
Asian Para Games 2022 Hangzhou ditutup, Indonesia di posisi keenam perolehan medali
29 October 2023 5:46 WIB, 2023
Klasemen sementara medali Asian Para Games 2022: Indonesia duduki peringkat kelima
28 October 2023 6:20 WIB, 2023
Klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games, Indonesia peringkat ketujuh
27 October 2023 5:55 WIB, 2023
Menpora Dito minta maaf target medali di Asian Games 2022 tak tercapai
08 October 2023 10:07 WIB, 2023
Klasemen sementara medali Asian Games: gagal dulang medali, Indonesia tetap di peringkat 13
08 October 2023 6:10 WIB, 2023
Klasemen sementara medali Asian Games: tambah 1 emas, Indonesia tertahan di peringkat ke-13
07 October 2023 6:10 WIB, 2023
Klasemen sementara medali Asian Games 2022: Indonesia anjlok lagi ke peringkat 13
06 October 2023 6:10 WIB, 2023