Kota-kota di China kembali di-"lockdown" akibat COVID-19
Sabtu, 29 Oktober 2022 16:08 WIB
Arsip - Seorang petugas keamanan mengingatkan warga yang sedang menikmati makanan dan minuman agar tidak berlama-lama duduk di pinggir jalan di Distrik Chaoyang, Beijing, China, Rabu (18/5/2022). Sejak 1 Mei 2022, otoritas setempat melarang warga makan dan minum di restoran dan kafe untuk memudahkan pengendalian COVID-19 varian Omicron selama lockdown parsial. (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie)
Beijing (ANTARA) - Sekitar 200 kawasan permukiman yang tersebar di sejumlah kota di China menjalani penguncian wilayah atau lockdown setelah pemerintah menemukan klaster baru COVID-19. Dan Wuhan, menjadi satu di antara kota yang turut dikunci.
Lebih dari 800 ribu warga di satu distrik di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, diperintahkan tidak meninggalkan kediamannya hingga Ahad (30/10).
Kota Zhengzhou, Provinsi Henan, yang dikenal sebagai sentra produksi iPhone terbesar di dunia, juga terdampak, demikian menurut media setempat, Sabtu.
Hingga Kamis (27/10), China melaporkan 214 kasus positif lokal dan 1.123 kasus tanpa gejala.
Pemerintah Provinsi Guangzhou mengumumkan pengetatan tindakan antipandemi COVID-19 di pabrik, sekolah, perdesaan, dan tempat keramaian lain.
Kegiatan ASEAN-China Center yang dijadwalkan pada 3-6 November 2022 di Shenzhen, Provinsi Guangdong, juga dibatalkan dengan alasan yang sama.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Puluhan kota di China "lockdown" akibat COVID-19, termasuk Wuhan
Lebih dari 800 ribu warga di satu distrik di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, diperintahkan tidak meninggalkan kediamannya hingga Ahad (30/10).
Kota Zhengzhou, Provinsi Henan, yang dikenal sebagai sentra produksi iPhone terbesar di dunia, juga terdampak, demikian menurut media setempat, Sabtu.
Hingga Kamis (27/10), China melaporkan 214 kasus positif lokal dan 1.123 kasus tanpa gejala.
Pemerintah Provinsi Guangzhou mengumumkan pengetatan tindakan antipandemi COVID-19 di pabrik, sekolah, perdesaan, dan tempat keramaian lain.
Kegiatan ASEAN-China Center yang dijadwalkan pada 3-6 November 2022 di Shenzhen, Provinsi Guangdong, juga dibatalkan dengan alasan yang sama.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Puluhan kota di China "lockdown" akibat COVID-19, termasuk Wuhan
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
China diprediksi pulih dari pandemi COVID-19 pada pertengahan tahun 2023
11 December 2022 14:11 WIB, 2022
Kasus kematian COVID-19 bertambah, Beijing terapkan lockdown parsial
21 November 2022 13:21 WIB, 2022
COVID-19 makin merajalela, Pemerintah Guangzhou tambah 240 ribu tempat tidur
18 November 2022 20:48 WIB, 2022
888 penerbangan dari Guangzhou China batal gara-gara temuan kasus baru COVID-19
01 November 2022 9:43 WIB, 2022