Gubernur Ansar: Program Jembatan Udara percepat konektivitas
Selasa, 8 November 2022 18:14 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyebut program jembatan udara sangat dibutuhkan guna percepatan konektivitas transportasi, khususnya di sektor udara untuk merangkai pulau-pulau terdepan dan terluar Indonesia.
Oleh karena itu, ia mendukung percepatan jembatan udara di Kepri yang merupakan bagian dari pilot project Kementerian PPN/Bappenas melalui program Transformasi Ekonomi Kepri menuju Indonesia Emas 2045.
Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Selasa, menyebut Kepri memang memerlukan solusi atas permasalahan kebutuhan konektivitas transportasi untuk sektor perhubungan udara, karena dua sektor transportasi lainnya, yakni laut dan darat diklaim sudah sangat bagus.
"Makanya, kita sambut baik tawaran Kementerian PPN/Bappenas melalui skema pembelian pesawat perintis amfibi produksi anak bangsa, yakni PT Dirgantara Indonesia dengan pesawat N219 seharga kurang lebih Rp100 miliar, " kata Gubernur Ansar.
Hal itu, katanya, juga dalam rangka mendukung tumbuh kembangnya industri dirgantara Indonesia, yang akan mulai memproduksi pesawat amfibi N219 guna memenuhi permintaan kebutuhan pesawat perintis untuk wilayah terluar dan terdepan.
Ansar menyatakan konektivitas jembatan udara di Kepri, akan banyak memberikan manfaat bagi negeri berjuluk Segantang Lada itu sendiri.
"Salah satunya mempercepat masuknya investasi. Mengingat banyaknya sektor bisnis yang bisa dikembangkan di wilayah ini," ucap Ansar.
Sementara itu Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan mengatakan Kepri memang menjadi lokasi proyek rintisan transportasi pesawat amfibi N219, tepatnya di Kabupaten Natuna.
Hal itu tak lain karena pemerintah pusat memahami kendala yang dialami kabupaten paling Utara Indonesia itu, yakni aksesibilitas untuk transportasi udara.
"Pilot project ini akan direalisasikan pada 2025 di Kabupaten Natuna. Semoga berjalan lancar," kata Gita Amperiawan dalam kunjungan kerjanya ke Kota Batam.
Oleh karena itu, ia mendukung percepatan jembatan udara di Kepri yang merupakan bagian dari pilot project Kementerian PPN/Bappenas melalui program Transformasi Ekonomi Kepri menuju Indonesia Emas 2045.
Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Selasa, menyebut Kepri memang memerlukan solusi atas permasalahan kebutuhan konektivitas transportasi untuk sektor perhubungan udara, karena dua sektor transportasi lainnya, yakni laut dan darat diklaim sudah sangat bagus.
"Makanya, kita sambut baik tawaran Kementerian PPN/Bappenas melalui skema pembelian pesawat perintis amfibi produksi anak bangsa, yakni PT Dirgantara Indonesia dengan pesawat N219 seharga kurang lebih Rp100 miliar, " kata Gubernur Ansar.
Hal itu, katanya, juga dalam rangka mendukung tumbuh kembangnya industri dirgantara Indonesia, yang akan mulai memproduksi pesawat amfibi N219 guna memenuhi permintaan kebutuhan pesawat perintis untuk wilayah terluar dan terdepan.
Ansar menyatakan konektivitas jembatan udara di Kepri, akan banyak memberikan manfaat bagi negeri berjuluk Segantang Lada itu sendiri.
"Salah satunya mempercepat masuknya investasi. Mengingat banyaknya sektor bisnis yang bisa dikembangkan di wilayah ini," ucap Ansar.
Sementara itu Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan mengatakan Kepri memang menjadi lokasi proyek rintisan transportasi pesawat amfibi N219, tepatnya di Kabupaten Natuna.
Hal itu tak lain karena pemerintah pusat memahami kendala yang dialami kabupaten paling Utara Indonesia itu, yakni aksesibilitas untuk transportasi udara.
"Pilot project ini akan direalisasikan pada 2025 di Kabupaten Natuna. Semoga berjalan lancar," kata Gita Amperiawan dalam kunjungan kerjanya ke Kota Batam.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
BMKG imbau sejumlah wilayah indonesia berpotensi diterpa suhu udara tinggi pada 2026
23 December 2025 14:03 WIB
Bencana Sumatera, Mensos: Bantuan daerah terisolir disalurkan lewat udara
02 December 2025 12:57 WIB
Pemprov Kepri bersama TNI AL terus perkuat sinergi jaga pertahanan laut dan udara
28 October 2025 4:38 WIB
Lanud RSA Natuna terima tanda kehormatan Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo
15 October 2025 17:09 WIB
Gaza kembali diserang usai pengumuman gencatan senjata antara Hamas dan Israel
09 October 2025 16:46 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Satgas Pangan Natuna sidak pasar, pantau harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan
14 February 2026 15:04 WIB