8.930 KPM di Tanjungpinang terima BLT dampak inflasi
Kamis, 1 Desember 2022 17:33 WIB
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Marzul Hendri. (ANTARA/HO-Dinsos Tanjungpinang).
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Marzul Hendri menyebut sebanyak 8.930 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak inflasi daerah sebesar Rp300 ribu.
Marzul di Tanjungpunang, Kamis, menyebutkan BLT itu diberikan kepada keluarga yang terdiri atas keluarga prasejahtera dan nelayan yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Ribuan KPM penerima BLT pengendalian inflasi ini bukan penerima bantuan PKH, BPNT dan BLT BBM dari pemerintah pusat," katanya.
Menurut dia, bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemkot Tanjungpinang kepada keluarga prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan pokok yang terdampak inflasi.
Pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia Cabang Kota Tanjungpinang menyalurkan bantuan BLT tersebut kepada KPM.
"Kami minta masyarakat menggunakan bantuan ini dengan bijak sehingga ekonomi Tanjungpinang dapat menggeliat," ujarnya.
Ia mengungkapkan anggaran BLT pengendalian dampak inflasi daerah ini bersumber dari APBD Kota Tanjungpinang 60 persen dan APBD Provinsi Kepri 40 persen.
Pemkot Tanjungpinang dalam hal ini menganggarkan sebesar Rp1,8 miliar dan Pemprov Kepri sebesar Rp870 juta.
"Penyaluran BLT dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 5 Desember 2022," ucapnya.
Marzul di Tanjungpunang, Kamis, menyebutkan BLT itu diberikan kepada keluarga yang terdiri atas keluarga prasejahtera dan nelayan yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Ribuan KPM penerima BLT pengendalian inflasi ini bukan penerima bantuan PKH, BPNT dan BLT BBM dari pemerintah pusat," katanya.
Menurut dia, bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemkot Tanjungpinang kepada keluarga prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan pokok yang terdampak inflasi.
Pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia Cabang Kota Tanjungpinang menyalurkan bantuan BLT tersebut kepada KPM.
"Kami minta masyarakat menggunakan bantuan ini dengan bijak sehingga ekonomi Tanjungpinang dapat menggeliat," ujarnya.
Ia mengungkapkan anggaran BLT pengendalian dampak inflasi daerah ini bersumber dari APBD Kota Tanjungpinang 60 persen dan APBD Provinsi Kepri 40 persen.
Pemkot Tanjungpinang dalam hal ini menganggarkan sebesar Rp1,8 miliar dan Pemprov Kepri sebesar Rp870 juta.
"Penyaluran BLT dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 5 Desember 2022," ucapnya.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dampak konflik di Timur Tengah, Imigrasi Tanjung Uban permudah izin tinggal WNA
15 March 2026 7:50 WIB
BPBD Natuna miliki tim reaksi cepat sebagai penilai kerusakan dari dampak bencana
02 March 2026 18:10 WIB
Dampak syuting Lisa Blackpink di Kota Tua Jakarta, UMKM terima kompensasi
02 February 2026 13:12 WIB