Gubernur Ansar upayakan pelabuhan berakit beroperasi genjot wisman
Rabu, 4 Januari 2023 16:25 WIB
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (ANTARA/Ogen)
Bintan (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengupayakan pelabuhan berakit di Kabupaten Bintan segera beroperasi untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke daerah setempat.
Pelabuhan Berakit berada tak jauh dari kawasan wisata pantai Trikora Bintan, namun tak kunjung dioperasikan sejak dibangun Kementerian Perhubungan RI tahun 2010 dengan total anggaran Rp60 miliar, karena terkendala kedalaman alur laut.
"Pantai Trikora butuh pintu masuk turis asing, biar makin ramai pengunjung. Kalau tidak, sulit mau berkembang dan maju," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Rabu.
Gubernur Ansar menyebut pelabuhan berakit rencananya akan dibuka untuk rute pelayaran internasional menuju terminal ferry desaru, Johor Bahru, Malaysia atau sebaliknya. Hal ini mengingat jarak antar kedua wilayah ini cukup dekat, hanya sekitar 28 mil laut atau memakan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit.
"Kami sudah membicarakan hal ini dengan Menteri Besar Johor. Alhamdulillah, beliau sangat menyambut baik," ujar Ansar.
Selain itu, Ansar juga mengaku telah menemui Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi terkait pengoperasian pelabuhan berakit yang kondisinya saat ini sudah cukup parah. Salah satunya kerusakan pada bagian ponton pelabuhan yang membutuhkan anggaran perbaikan cukup besar.
Menurut dia Menteri Budi bersedia membantu anggaran perbaikan kerusakan ponton pelabuhan tersebut pada tahun anggaran 2023.
"Mudah-mudahan tahun ini selesai dan bisa beroperasi," ucapnya.
Di sisi lain, lanjut Ansar, ia juga sudah berbicara dengan calon pengelola terminal pelabuhan berakit dari pihak swasta.
Dikatakannya pihak swasta itu berkomitmen melakukan pendalaman alur laut (pasir laut) secara rutin per enam bulan agar kapal-kapal besar bisa bersandar di pelabuhan berakit.
"Proses perizinan pendalaman alur sedang diurus. Termasuk hasil pasir laut yang dikeruk itu, bisa dijual atau untuk kepentingan reklamasi lokal," ucap Ansar.
Ia optimistis dengan beroperasinya pelabuhan berakit dapat mendongkrak kedatangan wisman ke Provinsi Kepri, khususnya Bintan. Ini tentu berdampak terhadap pendapatan asli daerah serta peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya.
Pelabuhan Berakit berada tak jauh dari kawasan wisata pantai Trikora Bintan, namun tak kunjung dioperasikan sejak dibangun Kementerian Perhubungan RI tahun 2010 dengan total anggaran Rp60 miliar, karena terkendala kedalaman alur laut.
"Pantai Trikora butuh pintu masuk turis asing, biar makin ramai pengunjung. Kalau tidak, sulit mau berkembang dan maju," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Rabu.
Gubernur Ansar menyebut pelabuhan berakit rencananya akan dibuka untuk rute pelayaran internasional menuju terminal ferry desaru, Johor Bahru, Malaysia atau sebaliknya. Hal ini mengingat jarak antar kedua wilayah ini cukup dekat, hanya sekitar 28 mil laut atau memakan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit.
"Kami sudah membicarakan hal ini dengan Menteri Besar Johor. Alhamdulillah, beliau sangat menyambut baik," ujar Ansar.
Selain itu, Ansar juga mengaku telah menemui Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi terkait pengoperasian pelabuhan berakit yang kondisinya saat ini sudah cukup parah. Salah satunya kerusakan pada bagian ponton pelabuhan yang membutuhkan anggaran perbaikan cukup besar.
Menurut dia Menteri Budi bersedia membantu anggaran perbaikan kerusakan ponton pelabuhan tersebut pada tahun anggaran 2023.
"Mudah-mudahan tahun ini selesai dan bisa beroperasi," ucapnya.
Di sisi lain, lanjut Ansar, ia juga sudah berbicara dengan calon pengelola terminal pelabuhan berakit dari pihak swasta.
Dikatakannya pihak swasta itu berkomitmen melakukan pendalaman alur laut (pasir laut) secara rutin per enam bulan agar kapal-kapal besar bisa bersandar di pelabuhan berakit.
"Proses perizinan pendalaman alur sedang diurus. Termasuk hasil pasir laut yang dikeruk itu, bisa dijual atau untuk kepentingan reklamasi lokal," ucap Ansar.
Ia optimistis dengan beroperasinya pelabuhan berakit dapat mendongkrak kedatangan wisman ke Provinsi Kepri, khususnya Bintan. Ini tentu berdampak terhadap pendapatan asli daerah serta peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bakamla menghalau 5 kapal ikan China labuh jangkar di Tanjung Berakit
11 September 2024 13:31 WIB, 2024
Mantan kepala desa di Bintan Kepri jadi tersangka korupsi penjualan tanah
22 November 2023 13:59 WIB, 2023
SAR Tanjungpinang cari tujuh korban kapal bocor di perairan Berakit Bintan
26 July 2020 17:10 WIB, 2020
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB