Batam (ANTARA News) - Belasan siswa sekolah di Batam,
Provinsi Kepulauan Riau turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan
bagi korban bencana tsunami di Mentawai dan awan panas Gunung Merapi,
Jumat.
Mereka, murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kolese Tiara
Bangsa, menghimpun donasi dari pengendara motor dan mobil di Simpang Jam
dan Simpang Kabil Kota Batam.
"Aksi ini wujud empati kami sebagai pemuda atas
penderitaan korban bencana alam di Mentawai dan Merapi," kata Lady
Elisabeth, ketua OSIS SMK Kolese Tiara Bangsa.
Dia juga mengatakan aksi itu juga sebagai refleksi peringatan
hari Sumpah Pemuda.
Aksi penggalangan dana itu dilakukan sejak Kamis, 28 Oktober
2010.
Zulpiyandi, kepala sekolah SMK Kolese Tiara Bangsa mengatakan
penggalangan dana itu wajib diikuti oleh setiap siswa.
Penggalangan dana itu dilakukan setiap hari selama tiga jam
oleh siswa di berbagai tempat keramaian masyarakat," kata dia.
Aksi galang dana itu dilakukan untuk membangun kepekaan sosial
para siswa.
Menurutnya peringatan Sumpah Pemuda lebih baik diisi dengan
aksi sosial daripada menggelar lomba antarsiswa.
Hasil penggalangan dana akan disampaikan langsung kepada korban
baik di Mentawai maupun Merapi.
"Kami akan mengirimkan perwakilan siswa kami ke dua lokasi
bencana itu," kata dia.
Dia mengatakan penggalangan dana ini bukan tertuju pada hasil
yang didapat namun semangat kepekaan sosial siswa dapat terbangun.
"Siswa sekolah harus diarahkan ke hal yang positif dan
membangun semangat sosial mereka," kata dia.
Dia berpendapat tanggung jawab sosial siswa harus diarahkan
oleh orang tua, pelaku pendidikan dan pemerintah.(ANT-142/A013/Btm1)
Tiara Kolese Batam Galang Dana Mentawai dan Merapi
Jumat, 29 Oktober 2010 14:47 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026