Jakarta (ANTARA) - Dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju yaitu Menteri BUMN Erick Thohir serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersaing menjadi Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

"Dari data yang kami terima, baik dari dukungan para anggota maupun kesediaan masing-masing calon, terdapat lima bakal calon ketua umum yaitu AA La Nyalla Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Erick Thohir dan Fary Djemy Francis," kata Ketua Komite Pemilihan PSSI Amir Burhannudin di GBK Arena, Jakarta, Senin malam.

Sementara Zainudin Amali masuk sebagai salah satu dari 17 nama yang mendaftarkan diri menjadi wakil ketua umum baru PSSI.

Zainudin akan bersaing dengan nama-nama seperti Ahmad Riyadh, Andre Rosadie, Iwan Budianto, Azrul Ananda, Ratu Tisha dan Yunus Nusi.

"Untuk Menpora, beliau datang diwakili stafnya ke Kantor PSSI sekitar pukul 12.00 WIB hari ini. Beliau menyampaikan kesediaan mencalonkan diri menjadi wakil ketua umum PSSI," kata Amir.

Amir pun menjelaskan, seandainya terpilih menjadi Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI 2023-2027, Erick Thohir dan Zainudin Amali tidak perlu meninggalkan jabatan lamanya karena Statuta PSSI tidak melarang Komite Eksekutifnya untuk rangkap jabatan di luar organisasi.

Amir menegaskan, daftar yang diumumkan oleh KP tersebut merupakan data mentah yang masuk hingga batas pengumpulan berkas yakni Senin (16/1) pukul 18.00 WIB.

KP akan melakukan verifikasi untuk mengecek ulang para pendaftar. Sebab, ada kemungkinan sosok-sosok yang tercatat di PSSI sebenarnya tidak boleh dicalonkan atau merasa tidak mencalonkan diri namun dicalonkan oleh anggota PSSI.

"Kami mengapresiasi para calon yang begitu antusias dalam mengikuti proses menuju Kongres Luar Biasa. Ini menunjukkan masyarakat menaruh harapan besar terhadap perubahan sepak bola Tanah Air," kata Amir.
 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua menteri Kabinet Indonesia Maju bersaing jadi Ketum-Waketum PSSI