Polisi tangkap enam perampok pengusaha di Batam
Sabtu, 17 Juni 2023 16:43 WIB
Tersangka perampokan pengusaha Penukaran uang yang ditangkap petugas kepolisian Polresta Barelang (ANTARA/HO-Polresta Barelang)
Batam (ANTARA) - Satuan Reserse Kriminal (Satresktim) Polresta Barelang (Batam, Rempang, dan Galang) menangkap enam perampok pengusaha penukaran uang ("money changer") yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (16/6).
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono menyebutkan keenam perampok yang berhasil ditangkap berinisial AH, TJ, AJ, RF, RD, dan HL.
"Iya sudah kami lakukan penangkapan kemarin, Jumat (16/6). Ada enam orang yang kami tangkap," kata Budi saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Penangkapan keenam perampok itu, kata dia, dilakukan di lokasi yang berbeda di Kota Batam.
Dia menjelaskan dalam aksinya, beberapa perampok menyamar sebagai polisi dengan mengenakan atribut kepolisian, mengikuti, dan menghentikan laju mobil korban. Kemudian pelaku mengancam dan menodong korban menggunakan "air'soft gun".
“Dari pemeriksaan, ternyata ada pengancaman menggunakan "airsoft gun', barang buktinya dibuang pelaku ke Dam Sei Ladi,” katanya.
Setelah dilakukan penangkapan, Budi menyebutkan bahwa para tersangka (perampok) ini memiliki peran berbeda. Satu orang sebagai otak pelaku, satu orang sebagai pemberi informasi transaksi uang korban, satu orang membuntuti, mengawasi korban, dan tiga orang sebagai eksekutor.
Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka di Polresta Barelang. Untuk uang yang diambil, kata budi, berjumlah ratusan juta rupiah dalam bentuk mata uang dolar Singapura.
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono menyebutkan keenam perampok yang berhasil ditangkap berinisial AH, TJ, AJ, RF, RD, dan HL.
"Iya sudah kami lakukan penangkapan kemarin, Jumat (16/6). Ada enam orang yang kami tangkap," kata Budi saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Penangkapan keenam perampok itu, kata dia, dilakukan di lokasi yang berbeda di Kota Batam.
Dia menjelaskan dalam aksinya, beberapa perampok menyamar sebagai polisi dengan mengenakan atribut kepolisian, mengikuti, dan menghentikan laju mobil korban. Kemudian pelaku mengancam dan menodong korban menggunakan "air'soft gun".
“Dari pemeriksaan, ternyata ada pengancaman menggunakan "airsoft gun', barang buktinya dibuang pelaku ke Dam Sei Ladi,” katanya.
Setelah dilakukan penangkapan, Budi menyebutkan bahwa para tersangka (perampok) ini memiliki peran berbeda. Satu orang sebagai otak pelaku, satu orang sebagai pemberi informasi transaksi uang korban, satu orang membuntuti, mengawasi korban, dan tiga orang sebagai eksekutor.
Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka di Polresta Barelang. Untuk uang yang diambil, kata budi, berjumlah ratusan juta rupiah dalam bentuk mata uang dolar Singapura.
Pewarta : Ilham Yude Pratama
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejari Batam kembalikan berkas perkara kecelakaan kerja PT ASL ke Polresta Barelang
10 February 2026 10:29 WIB
Polda Kepri bersama Polresta Barelang tangkap jaringan pencuri lintas provinsi
02 February 2026 14:46 WIB
Polisi pastikan tak ada korban dalam kebakaran di galangan PT ASL di Batam
25 January 2026 20:45 WIB
Polresta Barelang limpahkan berkas kasus kecelakaan kerja PT ASL ke kejaksaan
24 January 2026 8:28 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB