Pemprov Kepri luncurkan aplikasi "Si Dara"
Jumat, 8 September 2023 16:17 WIB
Biro Umum Setda Pemprov Kepri meluncurkan aplikasi sistem pendataan kendaraan (Si Dara) di CK Hotel Tanjungpinang, Jumat (8/9/2023). (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) meluncurkan aplikasi sistem pendataan kendaraan (Si Dara) terkait pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan ASN.
Aplikasi berbasis website ini bertujuan mempermudah dan mengefisienkan pengelolaan kendaraan dinas jabatan atau operasional di lingkup Setda Pemprov Kepri agar lebih efektif, efisien dan akuntabel.
"Di dalam aplikasi ini terdapat beberapa fitur, seperti pendataan jenis kendaraan operasional, pendataan pajak kendaraan, hingga pendataan pemeliharaan kendaraan dinas atau operasional," kata Kepala Biro Umum Setda Pemprov Kepri, Abdullah saat meluncurkan aplikasi Si Dara di CK Hotel Tanjungpinang, Jumat.
Abdullah menyebut pembuatan aplikasi Si Dara dilatarbelakangi belum optimalnya pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan di Biro Umum Setda Pemprov Kepri.
Selama sekitar dua tahun menjabat Kepala Biro Umum Setda Pemprov Kepri, Abdullah, menemukan sejumlah persoalan dalam hal pengelolaan kendaraan antara lain, antara lain ketika seorang pejabat pindah, kendaraan dinas atau jabatannya juga ikut pindah, padahal kendaraan itu terdata sebagai aset milik Biro Umum Setda Pemprov Kepri bukan milik perorangan/jabatan.
"Tapi, ketika kendaraan itu mati pajak dan setelah ditilang, Biro Umum Setda tetap dimintai memperpanjang pajaknya," ujarnya.
Selain itu, kata dia, ada juga kendaraan dinas atau jabatan yang statusnya belanja modal, tapi diserahkan kepada pihak ketiga dalam hal ini instansi vertikal. Padahal kendaraan itu mekanismenya belanja barang dan jasa, sehingga statusnya hanya pinjam pakai, kalau hibah baru bisa diserahterimakan.
Lalu, ada pula beberapa aset kendaraan yang sudah hilang, terbakar, hingga berada di luar daerah itu tapi masih terdata di Biro Umum Setda Pemprov Kepri.
"Barangnya tak ada, tapi pada saat audit kita tetap dikejar-kejar oleh pihak-pihak terkait," ucap Abdullah.
Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya aplikasi Si Dara, pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan ke depan lebih tertib secara administrasi, sehingga tidak ditemukan kesalahan dalam pemanfaatannya.
Melalui aplikasi ini, juga dapat diketahui dengan jelas total aset yang ada di Biro Umum Setda Pemprov Kepri. Demikian pula, siapa saja yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan tersebut.
Sejauh ini, total aset kendaraan roda dua dan roda empat sebanyak 347 unit," ujar Abdullah.
Ia turut menambahkan bahwa peluncuran aplikasi Si Dara merupakan bagian dari kegiatan laporan akhir implementasi proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2023.
Aplikasi berbasis website ini bertujuan mempermudah dan mengefisienkan pengelolaan kendaraan dinas jabatan atau operasional di lingkup Setda Pemprov Kepri agar lebih efektif, efisien dan akuntabel.
"Di dalam aplikasi ini terdapat beberapa fitur, seperti pendataan jenis kendaraan operasional, pendataan pajak kendaraan, hingga pendataan pemeliharaan kendaraan dinas atau operasional," kata Kepala Biro Umum Setda Pemprov Kepri, Abdullah saat meluncurkan aplikasi Si Dara di CK Hotel Tanjungpinang, Jumat.
Abdullah menyebut pembuatan aplikasi Si Dara dilatarbelakangi belum optimalnya pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan di Biro Umum Setda Pemprov Kepri.
Selama sekitar dua tahun menjabat Kepala Biro Umum Setda Pemprov Kepri, Abdullah, menemukan sejumlah persoalan dalam hal pengelolaan kendaraan antara lain, antara lain ketika seorang pejabat pindah, kendaraan dinas atau jabatannya juga ikut pindah, padahal kendaraan itu terdata sebagai aset milik Biro Umum Setda Pemprov Kepri bukan milik perorangan/jabatan.
"Tapi, ketika kendaraan itu mati pajak dan setelah ditilang, Biro Umum Setda tetap dimintai memperpanjang pajaknya," ujarnya.
Selain itu, kata dia, ada juga kendaraan dinas atau jabatan yang statusnya belanja modal, tapi diserahkan kepada pihak ketiga dalam hal ini instansi vertikal. Padahal kendaraan itu mekanismenya belanja barang dan jasa, sehingga statusnya hanya pinjam pakai, kalau hibah baru bisa diserahterimakan.
Lalu, ada pula beberapa aset kendaraan yang sudah hilang, terbakar, hingga berada di luar daerah itu tapi masih terdata di Biro Umum Setda Pemprov Kepri.
"Barangnya tak ada, tapi pada saat audit kita tetap dikejar-kejar oleh pihak-pihak terkait," ucap Abdullah.
Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya aplikasi Si Dara, pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan ke depan lebih tertib secara administrasi, sehingga tidak ditemukan kesalahan dalam pemanfaatannya.
Melalui aplikasi ini, juga dapat diketahui dengan jelas total aset yang ada di Biro Umum Setda Pemprov Kepri. Demikian pula, siapa saja yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan kendaraan dinas atau jabatan tersebut.
Sejauh ini, total aset kendaraan roda dua dan roda empat sebanyak 347 unit," ujar Abdullah.
Ia turut menambahkan bahwa peluncuran aplikasi Si Dara merupakan bagian dari kegiatan laporan akhir implementasi proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2023.
Pewarta : Ogen
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo nyatakan Indonesia siap ekspor beras di tengah ancaman krisis pangan
24 September 2025 6:00 WIB
Sejumlah polsek di wilayah Polresta Barelang berinovasi beri layanan anak
18 September 2025 12:45 WIB
Bapenda Batam mudahkan masyarakat bayar pajak lewat bank hingga e-commerce
11 February 2025 16:36 WIB
Dosen Poltekkes Tanjungpinang latih kader posyandu mengolah pangan lokal
10 October 2024 16:04 WIB, 2024
Poltekkes Tanjungpinang optimalisasi kesejahteraan janin melalui aplikasi Si-RAJA Bumil di Kelurahan Kampung Bugis
24 September 2024 20:55 WIB, 2024