Karimun (ANTARA News) - Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan pendidikan yang berpedoman pada ideologi dan karakter bangsa merupakan benteng yang tangguh dalam mewujudkan rasa nasionalisme di perbatasan.
''Pendidikan yang berpedoman pada ideologi bangsa merupakan cara paling ampuh dalam menumbuhkan rasa nasionalisme di daerah perbatasan,'' katanya saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman kantor bupati, Senin.
Nurdin Basirun mengatakan, sebagai kabupaten yang berada di beranda terdepan Indonesia, Kabupaten Karimun merupakan kawasan strategis bagi perekonomian bangsa. Namun, posisi tersebut juga menjadi ancaman makin memudarnya rasa nasionalisme.
''Jika tidak dibentengi dengan pendidikan, maka Karimun akan menjadi daerah pertama sasaran pudarnya semangat berbangsa dan bernegara yang kemudian menjalar ke daerah lain,'' ucapnya.
Peringatan Hardiknas kali ini, menurut dia merupakan momentum bagi dunia pendidikan, khususnya para guru agar tidak melupakan pendidikan yang menganut karakter dan ideologi bangsa.
''Kita harus konsisten menerapkan konsep pendidikan ini. Apalag, negara kita saat ini sedang dihadapkan pada gangguan teroris yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara,'' tuturnya.
Dia mengatakan, pendidikan ideologi bangsa harus diterapkan mulai dari pendidikan anak usia dini, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
''Konsep ini jangan sekedar seremonial, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perlu juga diingatkan bahwa peranan tenaga pendidik bukan hanya mengajar, tetapi mewujudkan generasi muda yang bermoral dan berwawasan kebangsaan,'' tuturnya.
Pemerintah daerah, kata dia terus berupaya melengkapi sarana prasarana pendidikan sebagai modal dasar dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional.
Sebagai salah satu daerah tujuan urbanisasi, sarana prasarana belajar harus terus ditingkatkan sehingga tidak satu pun generasi muda yang tidak dapat mengenyam dunia pendidikan.
''Semua anak bangsa punya hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Jangan sampai kita kekurangan sarana prasarana seperti ruang belajar untuk menampung siswa di semua tingkatan,'' ucapnya.
Segenap praktisi pendidikan dan aparatur pemerintah juga diharapkan untuk menjalankan amanat masyarakat dengan baik, jangan sampai anggaran pembangunan disalahgunakan untuk memperkaya diri, kata dia.
''Saya tekankan jangan sampai terjadi,'' kata berulang-ulang.
Upacara peringatan Hardiknas yang diikuti para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Karimun itu juga diwarnai dengan pemberian penghargaan satyalencana kepada sekitar 20 guru, pengawas sekolah dan pegawai yang berprestasi dan mengabdi selama 30 tahun.
Penghargaan yang diberikan, lanjut bupati, hendaknya dapat memotivasi para guru untuk terus mengabdikan diri dengan tulus dan ikhlas guna memajukan pendidikan.
(ANT-RD/Btm1)
Bupati: Pendidikan Berideologi Benteng Nasionalisme di Perbatasan
Senin, 2 Mei 2011 15:41 WIB
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dukung program beasiswa, Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan 11 perguruan tinggi
10 March 2026 16:59 WIB