Batam (ANTARA News) - Dinas Pendidikan Kota Batam mengkoreksi persentase kelulusan Ujian Nasional SMA sederajat yang diumumkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, awal pekan ini.
       
"Tingkat kelulusan Batam 99,097 persen, bukan 98,08 persen seperti yang diumumkan Disdik Kepri," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin di Batam, Kamis.
       
Ia mengatakan berdasarkan data dan perhitungan yang Dinas Pendidikan lakukan di lapangan, hanya 50 siswa SMA, SMK dan MA yang tidak lulus dari 5.491 siswa peserta UN. Dari angka itu, diperoleh rata-rata kelulusan mencapai 99,097 persen.
       
Namun, Muslim enggan mengomentari alasan data yang diberikan Disdik Kepri salah.
       
"Itu data riil kami di lapangan," kata dia.
       
Dari 32 SMA yang di Batam, 26 di antaranya lulus 100 persen dan dari 23 SMK, 16 di antaranya lulus 100 persen.
       
Menurut dia, siswa yang tidak lulus tersebar di sekolah-sekolah pulau utama dan pulau pesisir. Tidak mayoritas di 'hinterland' seperti tahun lalu.
       
Ia mengatakan tingkat kelulusan UN Batam menjadi kebanggaan, meski tetap menempati nomor urut tiga se-Provinsi Kepulauan Riau setelah Kabupaten Bintan sebesar 99,85 persen dan Kabupaten Karimun 99,79 persen.
       
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mengumumkan 97,17 persen dari 13.796 orang siswa SMA, Madrasah Aliyah dan SMK di daerah ini lulus ujian nasional 2011.
       
"Hasil ujian nasional (UN) 2011 naik 12,31 persen dibanding 2010 yang hanya mencapai 84,86 persen," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau Yatim Mustafa.
       
Ia mengatakan, sebanyak 189 orang siswa SMA dan MA, serta 42 orang siswa SMK di Kepri tidak lulus UN. Mereka dapat mengikuti ujian Paket C.
       
Jumlah siswa SMA di Kepri yang ikut UN 2011 sebanyak 8.225 orang, MA 778 orang dan SMK sebanyak 4.793 orang. Sementara Panitia UN Kepri mencatat sebanyak 13.865 orang siswa terdaftar sebagai peserta UN 2011, terdiri 9.054 siswa SMA dan MA, serta 4.811 SMK.   
(ANT-YJN/Z003/Btm2)