Kaesang temui Thaha Alhamid tokoh muslim Papua
Senin, 27 November 2023 11:49 WIB
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (kiri) berfoto bersama tokoh muslim Papua, Thaha Alhamid, di Jayapura, Papua, Senin (27/11/2023). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Jayapura (ANTARA) - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh muslim di Papua Thaha Alhamid di Jayapura, Papua, Senin.
Dalam pertemuan tersebut, Kaesang dan Thaha Alhamid, yang juga merupakan juru bicara pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar itu, membahas isu-isu terkini terkini terkait masa depa Bumi Cenderawasih.
Kepada Kaesang, Thaha menitipkan harapannya agar putra bungsu Presiden Joko Widodo itu dapat membawa PSI menjadi partai yang punya perwakilan di DPR RI.
Baca juga:
Ganjar pastikan pembangunan IKN tetap berlanjut
Ganjar-Mahfud akan kampanye hari pertama ke Aceh dan Papua
Bawaslu RI nyatakan siap tangani pelanggaran Pemilu 2024
Tidak hanya itu, Thaha, yang juga aktivis veteran Papua, berharap PSI dapat menjadi partai penguasa setelah Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.
"Sangat penting bagi kami semua, PSI, sebagai partai baru, partai yang masih small (kecil), harus memastikan dia punya akses ke kekuasaan, kekuasaan lokal di Tanah Papua; itu yang penting," kata Thaha menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Jayapura, Papua, Senin.
Thaha melanjutkan akses kekuasaan itu utamanya merujuk kepada kepala daerah.
"Di tangan Mas Kaesang, kami berharap PSI semakin kuat di seluruh Indonesia dan bisa jadi ruling class, ruling party; peluang itu ada. Lihat Mas Kaesang, ini orang potensial," kata tokoh Papua itu.
Baca juga:
Perputaran uang di Asparnas Fest Kepri 2023 capai Rp1,4 miliar
Pemprov Kepri dan PLN bangun kabel laut hubungkan Batam-Pulau Buluh
Pemprov Kepri terus berusaha meningkatkan indeks pembangunan manusia
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kaesang temui tokoh muslim sekaligus jubir AMIN bahas Papua
Dalam pertemuan tersebut, Kaesang dan Thaha Alhamid, yang juga merupakan juru bicara pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar itu, membahas isu-isu terkini terkini terkait masa depa Bumi Cenderawasih.
Kepada Kaesang, Thaha menitipkan harapannya agar putra bungsu Presiden Joko Widodo itu dapat membawa PSI menjadi partai yang punya perwakilan di DPR RI.
Baca juga:
Ganjar pastikan pembangunan IKN tetap berlanjut
Ganjar-Mahfud akan kampanye hari pertama ke Aceh dan Papua
Bawaslu RI nyatakan siap tangani pelanggaran Pemilu 2024
Tidak hanya itu, Thaha, yang juga aktivis veteran Papua, berharap PSI dapat menjadi partai penguasa setelah Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.
"Sangat penting bagi kami semua, PSI, sebagai partai baru, partai yang masih small (kecil), harus memastikan dia punya akses ke kekuasaan, kekuasaan lokal di Tanah Papua; itu yang penting," kata Thaha menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Jayapura, Papua, Senin.
Thaha melanjutkan akses kekuasaan itu utamanya merujuk kepada kepala daerah.
"Di tangan Mas Kaesang, kami berharap PSI semakin kuat di seluruh Indonesia dan bisa jadi ruling class, ruling party; peluang itu ada. Lihat Mas Kaesang, ini orang potensial," kata tokoh Papua itu.
Baca juga:
Perputaran uang di Asparnas Fest Kepri 2023 capai Rp1,4 miliar
Pemprov Kepri dan PLN bangun kabel laut hubungkan Batam-Pulau Buluh
Pemprov Kepri terus berusaha meningkatkan indeks pembangunan manusia
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kaesang temui tokoh muslim sekaligus jubir AMIN bahas Papua
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Trump sebut kasus korupsi yang menjerat Netanyahu sebagai "perburuan penyihir politik"
29 June 2025 13:33 WIB
Tindakan kontroversial AS dukung rencana Israel ambil alih pengiriman bantuan ke Gaza
06 May 2025 10:26 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB