Pembahasan Taksi Argo Bias
Kamis, 16 Juni 2011 20:04 WIB
Batam (ANTARA News) - Pembahasan taksi argo antara pengelola Silver Cab, Forum Komunikasi Pengemudi Taksi Pelabuhan Barelang dan Pemerintah Kota Batam, Kamis, berakhir bias.
Masing-masing pihak ke luar ruangan pembahasan dengan presepsi kesepakatan masing-masing. Wakil Wali Kota Batam Rudi mengatakan izin prinsip Silver Cab tidak diperpanjang, Perwakilan Forum Komunikasi Pengemudi Taksi Pelabuhan Barelang Anto menyebut semuanya sepakat silver cab berhenti beroperasi sedangkan manajer Silver Cab Tibrani berpresepsi izin tetap diberikan hanya untuk 20 unit taksi.
"Jadi Silver Cab bergabung dengan koperasi lain, IP-nya akan dicabut," kata Wakil wali Kota Batam Rudi.
Ia mengatakan armada milik Silver Cab akan bergabung dengan koperasi taksi, dan pengelola taksi berargo itu hanya menjadi investor.
Namun, Manajer Silver Cab, Tibrani, membantah presepsi hasil kesepakatan yang diungkap Wakil Wali Kota. Menurt diapara pihak sepakat membatasi jumlah armada Silver Cab hanya 20 unit.
"Izin tidak dicabut dan taksi tidak digabungkan dengan koperasi yang ada. Taksi Silver Cab tetap dibawah pengelolaan CV Manunggal," kata dia.
Padahal, kata dia, awalnya Pemkot Batam telah memberikan izin untuk operasional 55 unit taksi, karena ada reaksi dari pengemudi taksi non argo, maka izin dibatasi hanya tinggal 20 unit.
Saat ini, kata dia, Silver Cab memang baru memiliki 20 unit taksi. Namun, pada rencana investasi 35 unit kendaraan lainnya akan dilengkapi pada 2011.
"Kami bisa menerima keputusan ini. Sesuai dengan disepakati, sementara hanya ada 20 unit armada yang beroperasi," kata Tibrani.
Terkait dengan rencana awal mereka untuk mengoperasikan 55 unit taksi Silver Cap, Tibrani mengaku akan menunggu keputusan selanjutnya dari pemerintah.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam Rudi menghentikan operasional taksi "Silver Cab", sesuai dengan tuntutan ratusan pengemudi taksi koperasi, Selasa (14/6).(ANT-YJN/S006/Btm2)
Masing-masing pihak ke luar ruangan pembahasan dengan presepsi kesepakatan masing-masing. Wakil Wali Kota Batam Rudi mengatakan izin prinsip Silver Cab tidak diperpanjang, Perwakilan Forum Komunikasi Pengemudi Taksi Pelabuhan Barelang Anto menyebut semuanya sepakat silver cab berhenti beroperasi sedangkan manajer Silver Cab Tibrani berpresepsi izin tetap diberikan hanya untuk 20 unit taksi.
"Jadi Silver Cab bergabung dengan koperasi lain, IP-nya akan dicabut," kata Wakil wali Kota Batam Rudi.
Ia mengatakan armada milik Silver Cab akan bergabung dengan koperasi taksi, dan pengelola taksi berargo itu hanya menjadi investor.
Namun, Manajer Silver Cab, Tibrani, membantah presepsi hasil kesepakatan yang diungkap Wakil Wali Kota. Menurt diapara pihak sepakat membatasi jumlah armada Silver Cab hanya 20 unit.
"Izin tidak dicabut dan taksi tidak digabungkan dengan koperasi yang ada. Taksi Silver Cab tetap dibawah pengelolaan CV Manunggal," kata dia.
Padahal, kata dia, awalnya Pemkot Batam telah memberikan izin untuk operasional 55 unit taksi, karena ada reaksi dari pengemudi taksi non argo, maka izin dibatasi hanya tinggal 20 unit.
Saat ini, kata dia, Silver Cab memang baru memiliki 20 unit taksi. Namun, pada rencana investasi 35 unit kendaraan lainnya akan dilengkapi pada 2011.
"Kami bisa menerima keputusan ini. Sesuai dengan disepakati, sementara hanya ada 20 unit armada yang beroperasi," kata Tibrani.
Terkait dengan rencana awal mereka untuk mengoperasikan 55 unit taksi Silver Cap, Tibrani mengaku akan menunggu keputusan selanjutnya dari pemerintah.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam Rudi menghentikan operasional taksi "Silver Cab", sesuai dengan tuntutan ratusan pengemudi taksi koperasi, Selasa (14/6).(ANT-YJN/S006/Btm2)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri beri penyuluhan tertib berlalu lintas kepada para sopir taksi
14 February 2025 10:11 WIB
Polda Metro Jaya tangkap sopir taksi yang lecehkan wanita disabilitas di Jakarta
18 July 2024 15:39 WIB, 2024
Bandara Hang Nadim Batam tambah kerja sama dengan penyedia taksi daring
07 July 2023 18:14 WIB, 2023
Polisi tangkap pelaku pembunuhan sopir taksi daring di saluran irigasi
02 August 2022 18:43 WIB, 2022