Batam (ANTARA News) - Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mengatakan, Kabupaten Natuna masih tetap menjadi bagian dari Provinsi Kepulauan Riau.
       
"Natuna tetap akan menjadi bagian dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)," ucap Gamawan di Batam, Kamis.
       
Menurut Gamawan, tidak ada upaya dari pemerintah pusat untuk menjadikan Kabupaten Natuna menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Barat, walaupun jaraknya berdekatan.
       
"Pemerintah tidak berupaya memisahkan Natuna dari Kepri untuk bergabung dengan Kalimantan Barat," kata dia.
       
Secara terpisah, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Nur Syafriadi mengatakan banyak persyaratan yang harus dipenuhi bila Natuna ingin memisahkan diri dari Kepri.
       
"Banyak sekali persyaratan termasuk rekomendasi dari DPRD Provinsi dan keinginan sebagian masyarakat setempat," kata dia.
       
Menurut Nur, gejolak untuk memisahkan diri dari Kepri yang terjadi di Natuna adalah emosi sesaat dari segelintir orang yang memiliki kepentingan pribadi.
       
"Gejolak yang terjadi hanya emosi sesaat saja," ucap dia.
       
Menurut Nur, selama ini Kabupaten Natuna salah urus sehingga pembangunannya terkesan lambat, padahal Kabupaten Natuna memiliki potensi yang besar.
       
"Dulu sepertinya memang salah urus, sehingga ada kesan bahwa Natuna tidak berkembang. Kami berharap Bupati sekarang bisa mengurus Natuna dengan baik," kata dia.
       
Dengan APDB sekitar Rp1,2 triliun, Nur berharap Natuna bisa lebih cepat berkembang.
       
"Geliat pembangunannya sekarang sudah mulai nampak, dan kesejahteraan masyarakat juga terus membaik," ucap Nur.(ANT-L/A041/Btm2)