BMKG imbau warga waspadai gelombang empat meter di Laut Natuna Utara
Senin, 22 Januari 2024 19:43 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA/Muhamad Nurman)
Natuna (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau untuk mewaspadai gelombang dengan ketinggian empat meter yang berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Ranai Resa Agna F. Denryanto saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Senin, mengatakan gelombang dengan ketinggian 0.5-3 meter juga berpotensi di wilayah perairan Laut Natuna.
"Khususnya wilayah Laut Natuna Utara berkisar antara 1,5 meter hingga empat meter atau sedang-tinggi, ketinggian tersebut mulai meningkat pada tanggal 24 hingga 29 Januari 2024," ucap dia.
Selain itu, hujan dengan intensitas ringan yang disertai angin kencang juga berpotensi terjadi pada periode tersebut.
Kondisi demikian dikarenakan adanya labilitas atmosfer yang rendah dan kelembapan udara bersifat kering, sehingga menyebabkan berkurangnya pembentukan awan hujan di wilayah Kepulauan Natuna.
Ia menyebut gelombang dengan ketinggian empat meter berpotensi menyebabkan kecelakaan laut. Oleh karena itu, nelayan dan para pengguna moda transportasi laut diharapkan selalu berhati-hati saat melaut, terutama di wilayah Laut Natuna Utara, Perairan Natuna Utara, Perairan Natuna bagian barat dan Perairan Timur Natuna.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Natuna untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti angin puting beliung, genangan air, banjir, dan tanah longsor," kata dia.
Baca juga:
BP Batam catat volume bongkar muat kargo umum 2023 meningkat 10 persen
Sebanyak 242 orang pengawas TPS di Kabupaten Natuna dilantik
Tim gabungan padamkan kebakaran lahan di Bintan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspadai gelombang empat meter di Laut Natuna Utara
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Ranai Resa Agna F. Denryanto saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Senin, mengatakan gelombang dengan ketinggian 0.5-3 meter juga berpotensi di wilayah perairan Laut Natuna.
"Khususnya wilayah Laut Natuna Utara berkisar antara 1,5 meter hingga empat meter atau sedang-tinggi, ketinggian tersebut mulai meningkat pada tanggal 24 hingga 29 Januari 2024," ucap dia.
Selain itu, hujan dengan intensitas ringan yang disertai angin kencang juga berpotensi terjadi pada periode tersebut.
Kondisi demikian dikarenakan adanya labilitas atmosfer yang rendah dan kelembapan udara bersifat kering, sehingga menyebabkan berkurangnya pembentukan awan hujan di wilayah Kepulauan Natuna.
Ia menyebut gelombang dengan ketinggian empat meter berpotensi menyebabkan kecelakaan laut. Oleh karena itu, nelayan dan para pengguna moda transportasi laut diharapkan selalu berhati-hati saat melaut, terutama di wilayah Laut Natuna Utara, Perairan Natuna Utara, Perairan Natuna bagian barat dan Perairan Timur Natuna.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Natuna untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti angin puting beliung, genangan air, banjir, dan tanah longsor," kata dia.
Baca juga:
BP Batam catat volume bongkar muat kargo umum 2023 meningkat 10 persen
Sebanyak 242 orang pengawas TPS di Kabupaten Natuna dilantik
Tim gabungan padamkan kebakaran lahan di Bintan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspadai gelombang empat meter di Laut Natuna Utara
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dukung program beasiswa, Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan 11 perguruan tinggi
10 March 2026 16:59 WIB
Kemdiktisaintek tingkatkan anggaran KIP kuliah, Pemerintah pastikan akses tetap terjaga
23 February 2026 14:47 WIB
BMKG keluarkan peringatan waspada gelombang tinggi pada 17 Februari di Kepri
13 February 2026 18:08 WIB
Ketua Komisi XII DPR: Industri hulu migas di Batam memiliki daya saing tinggi
05 February 2026 15:08 WIB
Pengadilan Tinggi Agama Kepri tangani 4.298 kasus perkara perceraian di tahun 2025
12 January 2026 19:18 WIB