TNI berhasil kuasai markas kelompok separatis Papua Barat di Maybrat
Minggu, 28 Januari 2024 6:45 WIB
Sejumlah alat bukti KKB yang diamankan Aparat TNI Satuan Tugas Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti saat melakukan penyergapan terhadap markas KKB di Kabupaten Maybrat, Kamis (25/1/2024). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu.
Sorong (ANTARA) - Aparat TNI Satuan Tugas Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti berhasil menguasai markas Kelompok Separatis Teroris Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KST TPNPB) Kodap IV/Sorong Raya atau Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Manfred Fatem di Dusun Sagu, Kabupaten Maybrat.
Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Andhika Ganessakti dalam keterangan yang diterima melalui Tim Penerangan Satgas Yonif 133/YS di Sorong, Sabtu, menjelaskan pasukan yang terdiri dari dua tim Mobile Sakti pimpinan Sertu Dega Jandri Folanda dan Serda Dimas Nuhali Pardosi berhasil menguasai dan menduduki markas kelompok KKB pimpinan Manfred Fatem setelah beberapa hari melaksanakan patroli dan ambush (penyergapan).
"Ya memang berita ini benar, pasukan kami telah menguasai markas KKB," kata dia
Baca juga: Satu prajurit TNI gugur ditembak KKB di Puncak Jaya
Penguasaan terhadap markas KKB itu terjadi setelah sepekan melakukan pencarian.
"Kelompok tersebut berhasil lolos dari sergapan pasukan kami, tetapi markas mereka telah berhasil kita kuasai dan sudah dihancurkan," kata dia.
Dalam operasi tersebut, kata Andhika, pasukan Yudha Sakti mengamankan dan menyita barang bukti berupa satu helai bendera bintang kejora, enam butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu teleskop, satu solarcell, beberapa senter, dua lembar kartu KIS, tiga charger telepon selular, satu lensa kamera, satu ponsel, busur dan anak panah, bahan makanan dan beberapa jenis obat-obatan.
Baca juga: TNI kedepankan operasi teritorial menghadapi KKB di Papua
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI berhasil kuasai markas TPNPB di Maybrat
Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Andhika Ganessakti dalam keterangan yang diterima melalui Tim Penerangan Satgas Yonif 133/YS di Sorong, Sabtu, menjelaskan pasukan yang terdiri dari dua tim Mobile Sakti pimpinan Sertu Dega Jandri Folanda dan Serda Dimas Nuhali Pardosi berhasil menguasai dan menduduki markas kelompok KKB pimpinan Manfred Fatem setelah beberapa hari melaksanakan patroli dan ambush (penyergapan).
"Ya memang berita ini benar, pasukan kami telah menguasai markas KKB," kata dia
Baca juga: Satu prajurit TNI gugur ditembak KKB di Puncak Jaya
Penguasaan terhadap markas KKB itu terjadi setelah sepekan melakukan pencarian.
"Kelompok tersebut berhasil lolos dari sergapan pasukan kami, tetapi markas mereka telah berhasil kita kuasai dan sudah dihancurkan," kata dia.
Dalam operasi tersebut, kata Andhika, pasukan Yudha Sakti mengamankan dan menyita barang bukti berupa satu helai bendera bintang kejora, enam butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu teleskop, satu solarcell, beberapa senter, dua lembar kartu KIS, tiga charger telepon selular, satu lensa kamera, satu ponsel, busur dan anak panah, bahan makanan dan beberapa jenis obat-obatan.
Baca juga: TNI kedepankan operasi teritorial menghadapi KKB di Papua
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI berhasil kuasai markas TPNPB di Maybrat
Pewarta : Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Damai Cartenz tangkap salah satu KKB yang terlibat penembakan anggota Polri
28 October 2025 11:59 WIB
DPR desak transparansi terkait kasus hilangnya Iptu Tomi Marbun di Papua Barat
03 May 2025 12:40 WIB
Personel gabungan TNI-Polri tembak mati satu DPO KKB di Teluk Bintuni Papua Barat
22 December 2024 14:30 WIB, 2024
Jaringan Damai Papua kecam penembakan pilot helikopter asal Selandia Baru di Mimika
06 August 2024 6:25 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
KPK ungkap tangkap 17 orang dalam OTT di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu
05 February 2026 16:25 WIB
Tim gabungan gagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp11 miliar di Batam
05 February 2026 10:12 WIB
Kejari Tanjungpinang terima uang pengganti perkara korupsi LPP TVRI Rp3,5 miliar
05 February 2026 5:10 WIB
KPK sebut OTT di Jakarta dilakukan di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan
04 February 2026 16:42 WIB