TNI gandeng youtuber masak untuk warga Maybrat
Jumat, 12 April 2024 16:38 WIB
TNI dan Youtuber Bobon Santoso tengah menggelar masak seribu porsi daging sapi di Kabupaten Maybrat, Jumat (8/4/2204) (ANTARA/HO-Humas Korem Sorong)
Maybrat (ANTARA) - Satgas TNI Yonif 623/BWU menggandeng Youtuber, Bobon Santoso memasak seribu porsi daging sapi dalam misi "Kuali Merah Putih" untuk masyarakat Kampung Konja Raya, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Dansatgas Yonif 623/BWU, Letkol Inf Dimas Yamma Putra dalam keterangan yang diterima di Sorong, Jumat, menjelaskan masak seribu porsi daging sapi ini merupakan bentuk apresiasi Satgas 623 kepada masyarakat, karena keteguhan menjaga NKRI dan Pancasila di wilayah itu.
Letkol Inf Dimas Yamma menyampaikan bahwa kegiatan masak ini mempunyai tantangan tersendiri, karena berada persis di wilayah rawan konflik, khususnya di Kabupaten Maybrat
"Walaupun demikian, kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat di Kampung Pancasila Konja, kendati berada di wilayah rawan konflik, kegiatan masak itu tetap dilaksanakan," ucapmnya.
Satgas Yonif 623/BWU harus benar-benar memastikan keamanan bagi Content Creator Bobon Santoso beserta timnya. Mulai dari menjemput di Sorong hingga pelaksanaan masak besar di Kabupaten Maybrat tetap dikawal dengan baik.
Menurut dia, giat memasak dengan ribuan porsi daging sapi juga merupakan satu kepedulian kepada masyarakat di Kabupaten Maybrat.
Penggagas acara, Letda Chk Fikri Rahadianto sebagai Pakum-pen Satgas 623 mengatakan untuk masakan kali ini, Bobon Santoso menyajikan menu daging sapi sebanyak 1.000 porsi, yang dimasak dengan bumbu rendang kemudian menggunakan kuali raksasa berukuran diameter 180 cm.
"Dalam kegiatan memasak tersebut, Bobon Santoso beserta tim dibantu oleh personel Satgas Yonif 623/BWU dan masyarakat,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI gandeng youtuber masak seribu porsi daging untuk warga Maybrat
Dansatgas Yonif 623/BWU, Letkol Inf Dimas Yamma Putra dalam keterangan yang diterima di Sorong, Jumat, menjelaskan masak seribu porsi daging sapi ini merupakan bentuk apresiasi Satgas 623 kepada masyarakat, karena keteguhan menjaga NKRI dan Pancasila di wilayah itu.
Letkol Inf Dimas Yamma menyampaikan bahwa kegiatan masak ini mempunyai tantangan tersendiri, karena berada persis di wilayah rawan konflik, khususnya di Kabupaten Maybrat
"Walaupun demikian, kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat di Kampung Pancasila Konja, kendati berada di wilayah rawan konflik, kegiatan masak itu tetap dilaksanakan," ucapmnya.
Satgas Yonif 623/BWU harus benar-benar memastikan keamanan bagi Content Creator Bobon Santoso beserta timnya. Mulai dari menjemput di Sorong hingga pelaksanaan masak besar di Kabupaten Maybrat tetap dikawal dengan baik.
Menurut dia, giat memasak dengan ribuan porsi daging sapi juga merupakan satu kepedulian kepada masyarakat di Kabupaten Maybrat.
Penggagas acara, Letda Chk Fikri Rahadianto sebagai Pakum-pen Satgas 623 mengatakan untuk masakan kali ini, Bobon Santoso menyajikan menu daging sapi sebanyak 1.000 porsi, yang dimasak dengan bumbu rendang kemudian menggunakan kuali raksasa berukuran diameter 180 cm.
"Dalam kegiatan memasak tersebut, Bobon Santoso beserta tim dibantu oleh personel Satgas Yonif 623/BWU dan masyarakat,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI gandeng youtuber masak seribu porsi daging untuk warga Maybrat
Pewarta : Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB
Kamboja tuduh pasukan militer Thailand lakukan serangan di tengah perundingan
26 December 2025 14:53 WIB
Thailand luncurkan operasi militer "Trat Prap Poropak" di perbatasan Kamboja
10 December 2025 15:35 WIB
Eropa tengah bersiap hadapi kemungkinan Presiden AS setop dukungan ke Ukraina
24 November 2025 10:53 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
KPK tegaskan penetapan Yaqut Cholil sebagai tersangka kasus kuota haji sesuai prosedur
11 February 2026 15:46 WIB