Kelompok pemberontak Myanmar diduga culik 10 nelayan Bangladesh
Jumat, 3 Mei 2024 9:50 WIB
Peta Bangladesh (googlemaps)
Dhaka (ANTARA) - Kelompok pemberontak Myanmar, Tentara Arakan, diduga menculik 10 nelayan Bangladesh dari perbatasan tenggara Ukhiya dengan Myanmar.
“Para nelayan diculik dari Persatuan Palangkhali (dewan desa) di Subdistrik Ukhiya ketika mereka sedang memancing di saluran lintas batas Sungai Naf di perbatasan,” kata ketua dewan desa M. Gafuruddin Chowdhury kepada Anadolu pada Kamis (2/5).
“Tentara Arakan menguasai wilayah perbatasan tersebut setelah berhasil menguasai polisi perbatasan Myanmar, yang melarikan diri ke Bangladesh,” ujar seorang pejabat Persatuan Palangkhali, menambahkan.
Pembicaraan dengan pemberontak terus dilakukan untuk menyelamatkan para korban Bangladesh.
“Sejak penculikan terjadi di daerah perbatasan, hal ini dilaporkan ke pasukan perbatasan Bangladesh dan (aparat) tingkat tertinggi untuk menyelamatkan mereka," kata pejabat itu.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemberontak Myanmar diduga culik 10 nelayan Bangladesh
“Para nelayan diculik dari Persatuan Palangkhali (dewan desa) di Subdistrik Ukhiya ketika mereka sedang memancing di saluran lintas batas Sungai Naf di perbatasan,” kata ketua dewan desa M. Gafuruddin Chowdhury kepada Anadolu pada Kamis (2/5).
“Tentara Arakan menguasai wilayah perbatasan tersebut setelah berhasil menguasai polisi perbatasan Myanmar, yang melarikan diri ke Bangladesh,” ujar seorang pejabat Persatuan Palangkhali, menambahkan.
Pembicaraan dengan pemberontak terus dilakukan untuk menyelamatkan para korban Bangladesh.
“Sejak penculikan terjadi di daerah perbatasan, hal ini dilaporkan ke pasukan perbatasan Bangladesh dan (aparat) tingkat tertinggi untuk menyelamatkan mereka," kata pejabat itu.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemberontak Myanmar diduga culik 10 nelayan Bangladesh
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Begini kata Kapolri Sigit soal kericuhan saat arak-arakan mendiang Lukas Enembe
28 December 2023 17:15 WIB, 2023
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB