Banjir di selatan Brasil memakan 126 korban jiwa
Sabtu, 11 Mei 2024 14:11 WIB
Arsip - Seekor anjing berenang melintasi jalanan yang tergenang banjir setelah hujan lebat mengguyur Kota Muribeca di Recife, Brasil, Sabtu (4/6/2022). Korban tewas akibat banjir di Kota Recife dan wilayah metropolitannya dilaporkan bertambah menjadi 126 orang dan dua orang hilang. ANTARA FOTO/Xinhua/Lucio Tavora/rwa.
Mexico City (ANTARA) - Angka kematian akibat banjir di negara bagian Rio Grande do Sul di selatan Brazll meningkat menjadi 126, menurut keterangan otoritas pertahanan sipil pada Jumat.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa sebanyak 756 orang terluka, 141 orang dinyatakan hilang dan angka kematian 126 orang,
Setidaknya 339.000 orang mengungsi dari rumah mereka sejak banjir melanda pekan lalu, di mana 71.400 orang berada di penampungan sementara.
Banjir tersebut mempengaruhi sebanyak total 1,95 warga di negara bagian tersebut.
Sumber: Sputnik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir di selatan Brasil tewaskan 126 orang
Laporan tersebut menyebutkan bahwa sebanyak 756 orang terluka, 141 orang dinyatakan hilang dan angka kematian 126 orang,
Setidaknya 339.000 orang mengungsi dari rumah mereka sejak banjir melanda pekan lalu, di mana 71.400 orang berada di penampungan sementara.
Banjir tersebut mempengaruhi sebanyak total 1,95 warga di negara bagian tersebut.
Sumber: Sputnik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir di selatan Brasil tewaskan 126 orang
Pewarta : Arie Novarina
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR ingatkan konten kreator untuk tidak tergiur promosikan judi online
28 August 2023 14:04 WIB, 2023
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB
Warga Gaza kembali dapat perlakuan kasar dan ancaman Israel saat kembali lewat Rafah
04 February 2026 10:40 WIB