Wabup Natuna ajak masyarakat jaga kerukunan selama masa Pilkada
Selasa, 28 Mei 2024 10:32 WIB
Atraksi pengibaran bendera partai pada peluncuran Pilkada 2024 di Natuna Senin (27/5) malam di Pantai Piwang Kecamatan Bunguran Timur. (ANTARA/Muhamad Nurman)
Natuna (ANTARA) - Wakil Bupati Natuna, Kepulauan Riau Rodhial Huda mengajak masyarakat di daerah itu untuk menjaga kerukunan selama masa Pilkada 2024.
Menurut dia, perbedaan pendapat di saat Pilkada wajar terjadi dan tidak perlu disikapi berlebihan, karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda.
"Eratkan tangan, jangan terpecah belah, kita semua adalah saudara, meski beda pilihan tetaplah kompak, mari tetap kita jaga kerukunan," ucap Rodhial dalam sambutan peluncuran Pilkada 2024 di Natuna, Senin malam.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada 2024.
Ia mengatakan menyukseskan pilkada bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, namun tanggung jawab seluruh komponen di setiap daerah.
"Seluruh komponen harus saling menjaga agar suasana perpolitikan kita tetap aman, damai dan tentram serta menjadi ajang demokrasi yang semakin dewasa," ujar dia.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Natuna Kusnaidi mengatakan peluncuran pilkada merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa Pilkada 2024 sudah dimulai.
Ia berharap seluruh komponen masyarakat dan para pemangku kepentingan membantu mereka menyukseskan seluruh tahapan Pilkada.
"Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait Pilkada 2024," ucap dia.
Ia mengemukakan pilkada dinyatakan sukses apabila memenuhi empat indikator, yakni proses berjalan dengan aman damai dan lancar, tingkat partisipasi masyarakat tinggi, tidak terjadi pergesekan, dan roda pemerintahan tetap berjalan.
"Mari bersama kita mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih pada 27 November 2024," ucapnya.
Menurut dia, perbedaan pendapat di saat Pilkada wajar terjadi dan tidak perlu disikapi berlebihan, karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda.
"Eratkan tangan, jangan terpecah belah, kita semua adalah saudara, meski beda pilihan tetaplah kompak, mari tetap kita jaga kerukunan," ucap Rodhial dalam sambutan peluncuran Pilkada 2024 di Natuna, Senin malam.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada 2024.
Ia mengatakan menyukseskan pilkada bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, namun tanggung jawab seluruh komponen di setiap daerah.
"Seluruh komponen harus saling menjaga agar suasana perpolitikan kita tetap aman, damai dan tentram serta menjadi ajang demokrasi yang semakin dewasa," ujar dia.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Natuna Kusnaidi mengatakan peluncuran pilkada merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa Pilkada 2024 sudah dimulai.
Ia berharap seluruh komponen masyarakat dan para pemangku kepentingan membantu mereka menyukseskan seluruh tahapan Pilkada.
"Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait Pilkada 2024," ucap dia.
Ia mengemukakan pilkada dinyatakan sukses apabila memenuhi empat indikator, yakni proses berjalan dengan aman damai dan lancar, tingkat partisipasi masyarakat tinggi, tidak terjadi pergesekan, dan roda pemerintahan tetap berjalan.
"Mari bersama kita mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih pada 27 November 2024," ucapnya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK dalami pemodal politik Sugiri Sancoko untuk jadi Bupati Ponorogo pada Pilkada 2024
29 April 2026 12:41 WIB
KPK sebut Yaqut Cholil sempat bagi 20.000 kuota haji tambahan 2024 sesuai UU
13 March 2026 15:35 WIB
KPK hentikan penyidikan kasus dugaan korupsi oleh Aswad Sulaiman pada 17 Desember 2024
30 December 2025 14:26 WIB
KPK sebut dugaan korupsi KPU dan gas air mata belum naik ke tahap penyelidikan
21 November 2025 11:34 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Iran desak Dewan Keamanan PBB tolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan AS
07 May 2026 15:41 WIB
Menkeu AS Bessent isyaratkan Donald Trump akan "tekan" Xi Jinping terkait Iran
05 May 2026 12:19 WIB