Batam (ANTARA Kepri) - Di tengah perbedaan dan keragaman di Kota Batam, anggota DPRD Kota Batam mengajarkan nilai-nilai yang menjunjung nilai persatuan.

"Batam ini penduduknya plural, meski begitu, nilai-nilai persatuan tetap harus diutamakan untuk membangun Batam," kata anggota DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho di Batam, Rabu.

Ia mengatakan, keberagaman penduduk di kota industri sangat rawan perpecahan, bila perbedaan tidak dikelola dengan baik.

Sebagai sesama manusia yang ingin Batam maju, kata Udin, tidak boleh saling membedakan agama, ras dan golongan. Dengan menjunjung persatuan, maka kehidupan masyarakat akan tenteram dan damai sehingga menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Meski nonmuslim, Udin mengatakan, tidak segan berbagi dan menyumbang pembangunan masjid di Batam.

"Dalam membantu saya tidak melihat agama dan daerahnya," kata Udin usai memberikan bantuan 100 zak semen untuk pembangunan Masjid Nurul Ikhwan di Kecamatan Batam Kota.

Ia mengatakan, kerap membantu pembangunan rumah ibadah muslim, bahkan ada yang rutin dikirim tiap bulan.

"Saya hanya berharap, ini dapat membantu warga membangun keimanannya. Kita sama-sama bisa saling menghargai dan meningkatkan solidaritas sesama warga Batam," kata Udin P Sihaloho.

Anggota DPRD daerah pemilihan Bengkong itu mengatakan, sebagai sesama umat beragama, warga Batam harus tetap saling menghormati dan tidak memperuncing nilai-nilai keberagamaan.

Jika tidak bersatu dan saling membantu, kata dia, maka akan sulit membangun Kota Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang bersaing di Asia Pasifik.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Ikhwan, Ahmadi Sinaga mengatakan masjid itu digadangkan menjadi ke dua terbesar setelah Masjid Agung Batam.

Masjid yang dibangun atas swadaya masyarakat berdiri di atas tanah 30x30 meter, dengan tinggi tujuh meter dan diharapkan bisa menampung sekitar 3.000 jamaah.

"Setiap bulan ada Rp7 juta iuran yang terkumpul," katanya.

Sinaga mengaku sengaja meminta bantuan dari Udin, meskipun wakil rakyat itu tidak berasal dari daerah pemilihan Batam Kota.

"Buat kami, bantuan ini sangat besar artinya. Jumlah semennya cukup banyak. Udin merespon permintaan kami," kata dia.

(Y011/Y008)