Batam (ANTARA Kepri) - Dinas Perhubungan Kota Batam, Kepulauan Riau, berencana menambah 28 unit Bus Pilot Project pada 2012 melalui Dana APBN, tetapi masih menunggu persetujuan Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan, Kementerian Perhubungan.
"Kami masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan. Bila disetujui bus tersebut akan dioperasikan untuk jalur Batam Centre-Batu Besar dan Batam Centre-Bengkong," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam.
Ia mengatakan, saat ini kebutuhan transportasi yang murah dan nyaman pada dua rute tersebut mendesak mengingat jumlah penduduk wilayah tersebut sudah sangat padat.
"Nantinya kami juga akan membangun halte-halte seperti jalur yang sudah ada," ucap dia.
Kepala dinas mengatakan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Batam telah memiliki 22 B8us Pilot Project (BPP) yang melayani rute Batuaji-Batam Centre dan Batam Centre-Sekupang. Dengan tarif sekali jalan Rp3 ribu.
"Tarifnya yang murah dan kenyamanan yang terjamin menjadikan bus ini menjadi alat transportasi yang sangat membantu masyarakat Batam," kata dia.
Khusus jalur Batam Centre-Bengkong, kata Zulhendri, jalannya memang terlalu kecil, namun kehadiran BPP disana diharapkan bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi hampir sepanjang hari.
"Kemacetan menjadi masalah di Bengkong karena jalur yang kecil, kami berharap dengan kehadiran bus ini bisa mengurangi kemacetan," ujarnya.
Zulhendri mengatakan, untuk memelihara BPP setiap tahun Pemkot Batam mengeluarkan dana sekitar Rp3 miliar.
"Dengan tambahan bus tersebut kami berhrap pemerintah mengalokasikan dana yang cukup untuk perawatan sehingga bus-bus tersebut benar-benar bermanfaat," kata dia.
Pembukaan jalur BPP Batam bermula pada 2004, saat Departemen Perhubungan Darat mencoba mencari solusi transportasi massal di Indonesia, dan saat itu Dirjen Hubdat menetapkan Batam sebagai salah satu daerah percontohan mengingat pertumbuhan kendaraan pribadi yang sangat signifikan.
"Salah satu alasan Batam menjadi daerah percontohan karena di Batam banyak pekerja sehingga membutuhkan transportasi yang murah dan nyaman," kata Zulhendri.
(pso-292/N002)
Pemkot Batam Upayakan Tambahan 28 BPP
Rabu, 7 Desember 2011 10:27 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam dukung usulan bebas visa kunjungan bagi 8 negara dongkrak kunjungan wisman
05 June 2026 14:59 WIB
Festival seabad Jam Gadang tampilkan lukisan kaligrafi China Muslim sepanjang 100 meter
05 June 2026 12:15 WIB