Joni "Bocah Merah Putih" diundang Danrem ke Makorem 161/Wirasakti
Rabu, 7 Agustus 2024 12:57 WIB
Yohanes Ande Kalla atau yang dikenal dengan sebutan Joni saat ditemui di Makorem 161/Wirasakti, Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Yohanes Ande Kalla atau yang dikenal dengan sebutan Joni Si Bocah Merah Putih Rabu (7/8) pagi diundang oleh Danrem 161/Wirasaki Kupang untuk bertemu di Makorem.
"Saya diundang oleh bapak Danrem untuk bertemu dengan beliau," kata Joni saat ditemui di Makorem 161/Wirasakti Kupang, Rabu.
Saat tiba Joni mengenakan baju kemeja putih dan celana berbahan kain berwarna hitam, membawa tas serta di tangannya terdapat dua dua buah pensil serta satu alat peruncing dan penghapus.
Dia mengaku baru tiba di Kupang pada Selasa (6/8) kemarin, setelah sebelumnya pada siang hari bertemu dengan Komandan Kodim Belu, di Kota Atambua.
Joni mengaku tak mengetahui alasannya dipanggil ke Makorem, setelah dirinya dinyatakan belum lolos seleksi masuk TNI AD.
"Senang dipanggil kembali ke sini, tetapi belum tahu apakah untuk ikut tes lagi atau tidak," ujar dia.
Joni merupakan seorang remaja yang saat masih berada di bangku sekolah SD pada tahun 2018 lalu viral karena aksinya memanjat tiang bendera Merah Putih saat upacara HUT RI di Kabupaten Belu untuk menyelamatkan bendera merah putih yang talinya terlilit saat upacara bendera.
Baca juga:
Kapendam Udayana: Joni Kalla bisa lanjut seleksi masuk TNI
Joni Bocah Merah Putih dipanggil ke Kodim setelah gagal tes masuk TNI
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Joni Si Bocah Merah Putih diundang Danrem ke Makorem 161/Wirasakti.
"Saya diundang oleh bapak Danrem untuk bertemu dengan beliau," kata Joni saat ditemui di Makorem 161/Wirasakti Kupang, Rabu.
Saat tiba Joni mengenakan baju kemeja putih dan celana berbahan kain berwarna hitam, membawa tas serta di tangannya terdapat dua dua buah pensil serta satu alat peruncing dan penghapus.
Dia mengaku baru tiba di Kupang pada Selasa (6/8) kemarin, setelah sebelumnya pada siang hari bertemu dengan Komandan Kodim Belu, di Kota Atambua.
Joni mengaku tak mengetahui alasannya dipanggil ke Makorem, setelah dirinya dinyatakan belum lolos seleksi masuk TNI AD.
"Senang dipanggil kembali ke sini, tetapi belum tahu apakah untuk ikut tes lagi atau tidak," ujar dia.
Joni merupakan seorang remaja yang saat masih berada di bangku sekolah SD pada tahun 2018 lalu viral karena aksinya memanjat tiang bendera Merah Putih saat upacara HUT RI di Kabupaten Belu untuk menyelamatkan bendera merah putih yang talinya terlilit saat upacara bendera.
Baca juga:
Kapendam Udayana: Joni Kalla bisa lanjut seleksi masuk TNI
Joni Bocah Merah Putih dipanggil ke Kodim setelah gagal tes masuk TNI
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Joni Si Bocah Merah Putih diundang Danrem ke Makorem 161/Wirasakti.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunakan AI, PSSI temukan identitas perebut jersey Marselino dari bocah Kenneth
30 March 2025 5:25 WIB
SAR Tanjungpinang temukan jasad bocah tenggelam di kolam bekas tambang
25 January 2025 6:29 WIB, 2025
Menteri PPPA sebut pembunuhan anak 7 tahun di Banyuwangi sangat keji
15 November 2024 17:48 WIB, 2024
Polisi duga motif penyanderaan bocah di Pejaten karena ingin pinjam uang
29 October 2024 16:53 WIB, 2024
Pangdam Udayana ingatkan patriotisme kepada calon Bintara termasuk Joni Kala
27 September 2024 14:51 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB