Batam (ANTARA) - Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Komisaris Besar Polisi Donny Alexander menjanjikan hadiah satu bulan gajinya kepada masyarakat yang membantu kepolisian memburu dua orang pelaku perampokan toko swalayan di Sagulung.
Peristiwa perampokan toko swalayan Alfamart itu terjadi pada Senin (2/9) pukul 22.51 WIB saat toko hendak tutup. Dua orang tidak dikenal menerobos masuk dan membawa kabur uang hasil penjualan sebesar Rp50 juta.
"Saya selaku Dirreskrimum Polda Kepri memberikan kesempatan kepada masyarakat seluas-luasnya apabila mendapatkan informasi terkait dengan kejadian (perampokan) di Sagulung, kami akan berikan masyarakat reward,” kata Donny di Markas Polda Kepri, Kota Batam, Rabu.
Alasan perwira menengah Polri itu membuat sayembara untuk menangkap pelaku perampokan karena prihatin karyawan swalayan yang menjadi korban dan terluka saat mempertahankan uang hasil penjualan yang dirampok.
"Bagaimanapun juga korban ini adalah wanita yang tersangka begitu sadisnya melukai korban dan mengambil beberapa aset dari toko swalayan tersebut," katanya.
Ia mengatakan sayembara ini berlaku bagi seluruh masyarakat yang bisa memberikan informasi kepada kepolisian dan membantu tugas kepolisian menegakkan keadilan.
Menurut ia, kasus ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Polsek Sagulung.
Penyidik sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku melalui scientific crime investigation (SCI), yakni dari kamera pengawas (CCTV).
Donny menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman dan melengkapi barang bukti untuk mengarah kepada tersangka.
"Saya akan memberikan langsung atau mewakafkan gaji saya satu bulan kepada pemberi informasi tersebut," katanya.
Meski sudah mengantongi ciri-ciri pelaku, penyidik masih intensif mencari alat bukti yang mengarah kepada pelaku. Hal ini mengingat pelaku saat kejadian memakai helm dan penutup wajah.
"Memang sudah ada yang kami gambar, kami identifikasi. Namun, masih perlu pendalaman karena sifatnya kami tidak tergesa-gesa untuk bisa membuktikan bahwa pelaku adalah itu," katanya.
Seorang karyawan swalayan terluka di bagian telapak tangan akibat benda tajam saat berupaya mencegah pelaku mengambil uang hasil penjualan.
Baca juga: Polda Kepri tangkap 2 pelaku hipnotis spesialis lansia
Polda Kepri janjikan hadiah bagi warga untuk bantu memburu perampok swalayan
Rabu, 4 September 2024 19:57 WIB
Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Donny Alexander. (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Alfamart perluas program inklusi "Alfability", beri ruang bertumbuh bagi karyawan disabilitas
08 December 2025 12:03 WIB
Alfamart salurkan bantuan untuk korban terdampak longsor di Seraya-Batam
25 January 2025 11:38 WIB, 2025
Polresta Barelang buru dua pelaku perampokan minimarket di Sagulung
04 September 2024 7:07 WIB, 2024
Gelar Warteg Gratis untuk duafa, Alfamart dan Heinz ABC bagikan 20.000 paket buka puasa
31 March 2023 7:46 WIB, 2023
Rayakan World Cleanup Day, pasukan merah Alfamart ikut bersih-bersih sampah di Batam
19 September 2022 21:12 WIB, 2022
Alfamart tunjuk Hotman Paris sebagai pengacara kasus intimidasi karyawan
15 August 2022 13:54 WIB, 2022