Natuna (ANTARA Kepri) - Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas) Pulau Seluan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri disertakan dalam pertandingan tingkat provinsi sebagai bentuk apresiasi menjaga pantai dan terumbu karang daerah itu.
"Pokwasmas Pulau Seluan yang akan mewakili Kabupaten Natuna," ungkap Buyung Priady, Kepala Seksi Pengawasan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Natuna, Jumat di Ranai, Natuna.
Keikutsertaan Natuna dalam pertandingan tingkat provinsi ini merupakan pertama kalinya dan pokwasmas Pulau Seluan memenuhi syarat sebagai perwakilan Kabupaten Natuna.
"Masyarakat Pulau Seluan terkenal sangat menjaga pantainya dan terumbu karangnya hingga jarak enam mil," ujarnya.
Tak heran, menurutnya jika pokwasmas Pulau Seluan, Kecamatan Bunguran Utara terpilih untuk mewakili Kabupaten Natuna nantinya yang akan digelar tahun 2012 ini.
"Apalagi pokwasmas sudah berusia dua tahun dan secara nasional sudah dibentuk sejak tahun 2002," ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Pokwasmas Pulau Seluan tetap eksis menjalankan tugas dalam menjaga pantainya hingga enam mil ke arah laut dari aktifitas yang merusak lingkungan.
Sahran (60) yang dilantik langsung dari Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) di Jakarta tahun 2002 tetap aktif hingga kini dalam tugasnya walaupun mengalami hambatan yang tidak mudah.
"Kami jaga pantai hingga enam mil, karena kami sadar kehidupan kami bertumpu dengan laut," ujarnya yang hingga kini Ketua Kelompok Masyarakat Pulau Seluan di Desa Klarik Barat, Natuna.
Dia mengatakan, sekitar empat hari yang lalu mengejar tiga kapal nelayan yang mencoba mengganggu pantai Pulau Seluan dengan cara pembiusan dan pengeboman sebagai cara cepat mengambil ikan.
"Saya kejar hingga ke Desa Air Mali, walaupun dengan kecepatan pompong seadanya," ungkapnya sambil menyebutkan pokwasmas Pulau Seluan kini hanya beranggotakan 10 orang.
"Lima orang sudah tidak aktif," sebutnya.
Masyarakat Pulau Seluan, sebanyak 70 persen bertumpu pada hasil laut."Masyarakat kami 70 persen bergantung pada hasil laut," ucapnya.
Hasil laut ini dijual kepada Nato, seorang pengusaha bidang perikanan. "Ikan napoleon dan kerapu serta kakap yang masih hidup dijual kepada Nato," tutupnya. (KR-RST/M009)
Editor; Rusdianto
Pokwasmas Seluan Ikuti Pertandingan Tingkat Provinsi
Jumat, 8 Juni 2012 14:55 WIB
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dishub Natuna: Kapal Sabuk Nusantara 48 resmi layani dua kecamatan baru
09 January 2025 19:11 WIB, 2025