Ganjar Pranowo: Pemekaran Natuna Selatan Tunggu Kajian
Kamis, 30 Agustus 2012 11:24 WIB
Jakarta (ANTARA Kepri) - Ketua pokja pemekaran DPR RI Ganjar Pranoto mengatakan bahwa pembahasan usulan rencana UU pemekaran Kabupaten Natuna selatan atau SMS (Serasan, Midai dan Subi) tinggal menunggu kajian ilmiah.
"Proposal sudah kami terima dan kita tinggal nunggu hasil kajiannya," katanya di Gedung DPR RI, Rabu di Jakarta.
"Jika menurut ahlinya oke, sudah tidak ada masalah lagi buat kita," katanya menegaskan.
DPR bisa mempertimbangkan usulan pemekaran berdasarkan hasil kajian yang sudah dilakukan tim yang sudah ditunjuk panitia BPK2NS.
"Kita akan menyerahkan kepada Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara dan Agraria," ujarnya menanggapi kedatangan rombongan panitia BP2KNS (Badan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Natuna Selatan)
Rombongan yang dipimpin Ketua Panitia BPK2NS Hadi Candra datang ke pusat guna menyerahkan proposal pemekaran Kabupaten Natuna Selatan.
Rombongan itu berhasil bertemu beberapa pihak yang terkait kepentingan mereka di Jakarta, di antaranya Anggota DPD RI dari Dapil Kepri Jasarmen Purba dan Hardi Hood.
Selain itu, mereka juga bertemu dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Hary AzharAjis, dan Ketua Pokja Pemekaran Ganjar Pranowo.
"Ini anugerah Tuhan, kami sangat surprise hari ini. Kami begitu mudahnya berjumpa dengan mereka. Begitu mengalir, ini diluar dugaan dan luar biasa," ujar Hadi Candra yang merupakan putra terbaik asal Kecamatan Midai ini.
"Mudah-mudahan kejutan ini menjadi awal yang baik untuk semua, dan perjuangan bersama," ujarnya berharap. (RST/I014)
Editor: Rusdianto
"Proposal sudah kami terima dan kita tinggal nunggu hasil kajiannya," katanya di Gedung DPR RI, Rabu di Jakarta.
"Jika menurut ahlinya oke, sudah tidak ada masalah lagi buat kita," katanya menegaskan.
DPR bisa mempertimbangkan usulan pemekaran berdasarkan hasil kajian yang sudah dilakukan tim yang sudah ditunjuk panitia BPK2NS.
"Kita akan menyerahkan kepada Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara dan Agraria," ujarnya menanggapi kedatangan rombongan panitia BP2KNS (Badan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Natuna Selatan)
Rombongan yang dipimpin Ketua Panitia BPK2NS Hadi Candra datang ke pusat guna menyerahkan proposal pemekaran Kabupaten Natuna Selatan.
Rombongan itu berhasil bertemu beberapa pihak yang terkait kepentingan mereka di Jakarta, di antaranya Anggota DPD RI dari Dapil Kepri Jasarmen Purba dan Hardi Hood.
Selain itu, mereka juga bertemu dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Hary AzharAjis, dan Ketua Pokja Pemekaran Ganjar Pranowo.
"Ini anugerah Tuhan, kami sangat surprise hari ini. Kami begitu mudahnya berjumpa dengan mereka. Begitu mengalir, ini diluar dugaan dan luar biasa," ujar Hadi Candra yang merupakan putra terbaik asal Kecamatan Midai ini.
"Mudah-mudahan kejutan ini menjadi awal yang baik untuk semua, dan perjuangan bersama," ujarnya berharap. (RST/I014)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim hukum Ganjar-Mahfud tuntut diskualifikasi 02 hingga pemilu ulang di petitum
26 March 2024 11:44 WIB, 2024
Mahfud dan Ganjar akan bertemu setelah KPU RI mengumumkan hasil pemilu
20 March 2024 10:41 WIB, 2024
KPU RI bantah Mahfud Md soal suara Ganjar-Mahfud dikunci maksimal 17 persen
09 March 2024 7:23 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Menkeu AS Bessent isyaratkan Donald Trump akan "tekan" Xi Jinping terkait Iran
05 May 2026 12:19 WIB