Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mewujudkan pembangunan mesin genset 80 kilovolt-ampere (KVA) untuk kebutuhan listrik bagi warga Pulau Bahan, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun.
Hal itu ditandai dengan peresmian oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Jumat, sebagai bagian dari Program Kepri Terang untuk menghadirkan akses listrik merata hingga ke wilayah pulau dan pelosok.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyaksikan satu titik terang dari perjuangan panjang menghadirkan listrik ke pulau-pulau. Listrik bukan sekadar penerangan, tapi sumber peradaban dan kemajuan,” kata Ansar dalam sambutannya, Jumat.
Dia memaparkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Pulau Bahan meliputi rumah genset berukuran 8 x 7 meter, dan genset berkapasitas 80 KVA.
Lalu, jaringan distribusi tenaga listrik tegangan rendah sepanjang kurang lebih satu kilometer, serta penyambungan ke 127 rumah warga, dua masjid, dan satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Seluruh proyek ini menelan anggaran sebesar Rp892 juta.
Dengan adanya jaringan genset itu, maka listrik di Pulau Bahan akan menyala selama lima sampai tujuh jam pada malam hari. Genset tersebut akan dikelola oleh masyarakat karena non-PLN.
"Insya Allah anak-anak bisa belajar lebih lama di malam hari, para ibu nyaman mengurus rumah tangga, dan nelayan dapat menyimpan hasil tangkapan mereka lebih baik,” ujarnya.
Gubernur Ansar turut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur listrik di Kepri terus dilanjutkan secara berkelanjutan.
Pada tahun anggaran 2024, Pemprov Kepri melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyalurkan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) bagi 744 rumah tangga tidak mampu, termasuk di Batam, Bintan, Lingga, dan Natuna. Sejak tahun 2021 hingga 2024. Total penerima manfaat program ini telah mencapai 12.764 rumah tangga.
Selain itu, Pemprov Kepri turut melaksanakan revitalisasi jaringan distribusi listrik di kawasan heritage Kota Lama Tanjungpinang, Pulau Penyengat, serta menyediakan genset di Pulau Nuja, Kabupaten Lingga sebagai back-up PLTS komunal.
“Pemerataan listrik bukan hanya kerja teknis, ini adalah wujud keadilan sosial. Kita ingin masyarakat di pulau terpencil merasakan layanan yang sama seperti saudara-saudara mereka di pusat kota,” ucapnya.
Ansar pun berpesan kepada masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas listrik yang telah dibangun pemerintah. Dia mengingatkan pentingnya penggunaan listrik secara bijak untuk mendukung keberlanjutan energi.
“Jangan hanya disyukuri, tapi juga dijaga. Ini aset kita bersama,” demikian Ansar.
Baca juga:
Baca juga: Pemkab Natuna alokasikan Rp800 juta untuk BST untuk bantu penduduk miskin ekstrem
Baca juga: Pemprov tegaskan Pulau Pekajang sah milik Kepri secara hukum dan administratif
BKKBN Kepri gencarkan layanan KB gratis di Batam gandeng rumah sakit dan klinik
Kemenhan RI cek kelayakan sistem persenjataan KN Tanjung Datu-301 di Batam
Pemprov Kepri wujudkan genset listrik untuk warga Pulau Bahan di Karimun
Jumat, 20 Juni 2025 16:49 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jajaran meresmikan mesin genset 80 KVA untuk kebutuhan listrik bagi warga Pulau Bahan, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Jumat (20/6/2025). ANTARA/HO-Humas Pemprov Kepri
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri kembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di Kabupaten Lingga
26 May 2026 12:03 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB
Pemkot Batam dukung usulan bebas visa kunjungan bagi 8 negara dongkrak kunjungan wisman
05 June 2026 14:59 WIB