Beijing (ANTARA) - China dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan dasar dalam pembicaraan perdagangan dan ekonomi di Malaysia, meski kedua pihak tetap berpegang pada posisinya, kata Wakil Menteri Perdagangan China Li Chenggang.

"Pihak AS telah mengambil posisi tegas, dan China dengan tegas mempertahankan kepentingannya," kata Li seperti dikutip oleh stasiun televisi pemerintah China CCTV, pada Minggu.

Dalam pertemuan itu, kedua negara bersepakat untuk mempertahankan kerja sama erat dalam isu-isu perdagangan dan ekonomi yang menjadi kepentingan bersama, menurut Kementerian Perdagangan China.

Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa berdasarkan arahan para pemimpin negara, kedua pihak setuju untuk memanfaatkan mekanisme konsultasi perdagangan China-AS dan menjaga kerja sama erat guna mendorong hubungan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan bagi kemakmuran rakyat dan dunia.

China dan AS mengadakan perundingan dagang di Kuala Lumpur pada 25-26 Oktober. Delegasi China dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri He Lifeng, sedangkan delegasi AS dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca selanjutnya,
AS, China mulai perundingan di Malaysia jelang pertemuan Trump-Xi...


Pemerintah Amerika Serikat dan China memulai pembicaraan dagang selama dua hari di Malaysia pada Sabtu (25/10), jelang pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan.

Kantor berita China Xinhua melaporkan, putaran ke-5 negosiasi antara para pejabat perdagangan, termasuk Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di antara kedua ekonomi terbesar di dunia itu.

Ketegangan meningkat setelah China mengumumkan pengendalian baru terhadap ekspor unsur tanah jarang, yang sangat diperlukan industri teknologi tinggi, awal bulan ini.

Sebagai balasan, Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 100 persen terhadap barang-barang asal China.

Sebelum pembicaraan di Kuala Lumpur, Malaysia, Menteri Keuangan AS Bessent mengatakan timnya berharap bisa menyelesaikan sejumlah perbedaan dengan para pejabat China sehingga Trump dan Xi bisa memulai pembicaraan mereka dengan suasana yang lebih positif.

Delegasi AS juga mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas keputusan China yang menghentikan impor kedelai dari AS.

Mereka juga mengkritik pembelian minyak Rusia oleh China yang terus berlanjut. AS mengatakan, pembelian itu membantu upaya perang Rusia di Ukraina.

AS dan China menghentikan perang dagang pada Mei dengan menghentikan tarif tiga digit pada barang masing-masing untuk sementara waktu. Mereka kemudian memperpanjang gencatan tarif tersebut hingga 10 November.

Sumber: Kyodo-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China dan AS capai kesepakatan dasar dalam perundingan dagang

Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Nadilla
Copyright © ANTARA 2026