Batam (Antara Kepri) - Laju ekspor dari Provinsi Kepulauan Riau ke luar ngeri tiap tahun rata-rata mencapai 10,95 persen tiap tahun, kata Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Harry Azhar Azis.
       
"Meskipun nilai ekspor pada 2012 menurun, namun rata-rata laju peningkatan ekspor sebesar 10,95 persen per tahun," kata Harry di Batam, Selasa.
       
Berdasarkan data BPS, kata dia, kinerja ekspor pada 2011 sebesar 16.479.620.000 dolar AS dan pada 2012 sebanyak 16.248.400.000 dolar AS.
       
Ia mengatakan tingginya kinerja ekspor di Kepri didorong nilai kurs rupiah yang stabil.
       
"Nilai kurs rupiah yang stabil mendorong stabilnya kegiatan ekspor di Kepri terutama yang dilakukan pada pelabuhan-pelabuhan yang ada di Batam.
       
Dilihat dari struktur ekspor, Harry mengatakan pangsa ekspor Kepri didominasi Negara Singapura, yaitu 63,06 persen.
       
Kinerja ekspor ke Singapura tiap tahun juga cenderung terus meningkat. Pada 2012 sebesar 9.508.990.000 dolar AS dan meningkat menjadi 10.279.050.000 pada 2012.
      
Sama dengan ekspor, kinerja impor Kepri juga didominasi Singapura yang mengusai 62,32 persen pemasukan barang ke Kepri. 
  
Berdasarkan data BPS Februari 2013, nilai ekspor migas dan nonmigas Provinsi Kepulauan Riau pada Desember 2012 mencapai 1.302,52 juta dolar Amerika atau turun sebesar 6,99 persen dibanding ekspor selama November tahun silam.       
  
Nilai ekspor migas dan nonmigas Kepri pada Desember 2012 terbesar melalui Pelabuhan Udang Natuna 349,65 juta dolar Amerika, disusul Pelabuhan Batu Ampar yaitu 254,36 juta dolar Amerika.
        
Sedangkan nilai ekspor Kepri melalui Pelabuhan Sekupang sebesar 239,86 juta dolar Amerika, Pelabuhan Pulau Sambu 221,32 juta dolar Amerika, dan Pelabuhan Kabil 153,23 juta.   
   
Ekspor migas Desember 2012 mencapai 569,89 juta dolar Amerika atau naik 0,47 persen dibanding November 2012. Ekspor nonmigas Desember 2012 mencapai 732,63 juta dolar Amerika atau turun 12,07 persen dibanding November 2012.       
  
Ekspor nonmigas dengan nilai terbesar Desember 2012 adalah golongan barang mesin atau peralatan listrik sebesar 167,09 juta dolar Amerika, yang memiliki peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 22,81 persen.(*)

Editor: Dedi