Jakarta (ANTARA) - Selebriti Leonardo Arya atau yang lebih dikenal dengan nama Onad menjalani asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Senin, terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

"Hasil koordinasi kami dengan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, untuk kegiatan hari ini adalah melakukan asesmen terhadap terduga pengguna narkotika inisial OL di BNNP DKI," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan di Jakarta, Senin.

Wisnu menyampaikan, asesmen itu dilakukan berdasarkan pengajuan pihak keluarga vokalis grup musik Killing Me Inside itu. "Dari pihak keluarganya sudah meminta, mengajukan untuk dilakukan asesmen," katanya.

Kendati demikian, dia belum dapat membeberkan poin-poin asesmen yang bakal dijalani Onad, lantaran itu merupakan kewenangan BNNP DKI Jakarta.

"Nanti kita sampaikan ya, soalnya itu yang menentukan dari BNNP, kami belum tahu," kata Wisnu.

Hasil asesmen, kata dia, bakal disampaikan lebih lanjut setelah Onad kembali dari BNNP DKI. "Nanti akan disampaikan hasilnya," ujarnya.

Dia pun memastikan Onad berada dalam kondisi fisik yang sehat. "Untuk kondisi OL sampai saat ini dalam keadaan sehat-sehat saja dan baik," imbuhnya.

Pantauan di lokasi, Onad bersama tim penyidik Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat keluar dari gedung utama polres melalui lift parkiran sekira pukul 11.20 WIB.

Ia nampak mengenakan kaca mata, masker dan menutupi kepalanya dengan tudung hoddie.

Tak ada komentar apapun dari Onad terkait kasus narkoba yang menyeretnya, kendati awak media sudah menanyakan sejumlah pertanyaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai poin-poin serta hasil asesmen BNNP yang dijalani Onad pada Senin ini.



Baca selanjutnya
Onad mohon doa

Artis Leonardo Arya alias Onad memohon doa saat pertama kali muncul usai diperiksa oleh petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Barat pada Minggu sore.

"Mohon doanya," kata vokalis grup musik "Killing Me Inside" itu kepada wartawan saat digiring menuju ruang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Metro Jakarta Barat.

Kata-kata itu dilontarkan Onad usai awak media bertanya perihal motifnya mengonsumsi narkoba.

Setelah meminta doa, Onad tak banyak berkomentar kendati ditanyai sejumlah pertanyaan lain oleh awak media.

Onad didampingi oleh petugas Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berjalan keluar dari lobi Polres menuju ruang Dokkes pada pukul 16.11 WIB.

Onad menggunakan jaket berwarna biru gelap, celana panjang hitam dan sandal. Ia juga menutup wajahnya menggunakan masker.



Pemeriksaan kesehatan berlangsung sekitar 10 menit. Pada pukul 16.21 WIB, Onad kembali digiring menuju gedung utama Polrestro Jakarta Barat (Jakbar).

Hingga kini, Kepolisian masih mendalami motif Onad menggunakan narkoba jenis ganja dan ekstasi. "Masih dalam pendalaman, penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan.

Kendati sudah terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis ganja dan ekstasi melalui tes urine, status tersangka Onad masih belum ditetapkan.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Terjerat kasus narkoba, Onad jalani asesmen di BNNP DKI

Pewarta : Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026