Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menetapkan target 2,7 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2026, atau melampaui target pencapaian 2025 yang sebanyak 2 juta kunjungan.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan mengatakan target kunjungan wisman 2026 akan dicapai melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta penyelenggaraan berbagai event berskala nasional dan internasional.

"Tahun ini, Kepri juga ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan nasional Wonderful Indonesia Wellness oleh Kementerian Pariwisata yang akan dilaksanakan di Pulau Bintan, meliputi wilayah Tanjungpinang dan Bintan,” kata Hasan di Tanjungpinang, Selasa.

Baca juga: Polda Kepri tangkap pelaku pengirim PMI ilegal ke Malaysia

Selain itu, kata dia, Kepri turun mendapatkan dukungan agenda wisata dari Kementerian Pariwisata melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN), berupa Jong Race Festival di Kabupaten Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Kota Batam.

Ajang tersebut akan diperkuat dengan kegiatan pendukung, seperti Penyengat Heritage serta Kepri International Art & Culture 2026.

"Dengan rangkaian event ini, kami optimistis pariwisata Kepri akan terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat," ujarnya.

Hasan menambahkan jumlah kunjungan wisman Kepri sepanjang tahun 2025 berdasarkan data BPS, mencapai 2.027.037 kunjungan atau tumbuh sebesar 21,59 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1.667.081 kunjungan.

Baca juga: Dinkes pastikan seluruh warga ber-KTP Batam dijamin biaya kesehatan

Selain wisman, jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, kunjungan wisnus tercatat sebanyak 4.294.670 perjalanan, tumbuh 22,99 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 3.491.947 perjalanan.

Hasan juga memaparkan secara khusus pada Desember 2025, kunjungan wisman mencapai 247.024 kunjungan atau naik sebesar 56,97 persen. Sementara itu, kunjungan wisnus tercatat sebanyak 378.494 perjalanan atau meningkat 6,59 persen.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada periode itu mencapai 56,96 persen atau naik 2,42 poin dibandingkan periode sebelumnya.

“Pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan wisatawan terhadap Kepri sebagai destinasi unggulan, baik untuk wisatawan mancanegara maupun domestik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hasan menyebutkan total pengeluaran wisatawan di Kepri sepanjang tahun 2025 mencapai Rp22 triliun. Angka ini menunjukkan kontribusi besar sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah sekaligus devisa negara.

"Ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah,” demikian Hasan.

Baca juga:
Pemkot Batam validasi ratusan juru parkir di 593 lokasi

Dishub Batam sebut 100 titik parkir sudah layani pembayaran nontunai