Batam (ANTARA) - antor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 11.351 calon haji akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam pada mulai April 2026.
Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafii, menjelaskan bahwa belasan ribu jamaah tersebut berasal dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau (Kepri), Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
“Seluruh jamaah yang tergabung dalam Embarkasi Batam berjumlah 11.351 orang dari empat provinsi yakni Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat,” ujar Syafii saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Baca juga: Sekolah Rakyat 32 Natuna fokus perbaiki adab siswa
Rincian Jamaah per Provinsi: Berdasarkan data Kemenhaj Kepri, Provinsi Riau menyumbang jumlah jamaah terbanyak, disusul oleh Jambi dan Kalimantan Barat:
-
Riau: 4.682 orang
-
Jambi: 3.762 orang
-
Kalimantan Barat: 1.858 orang
-
Kepulauan Riau: 1.085 orang
Sebaran Jamaah di Kepulauan Riau: Khusus untuk Provinsi Kepri, dari total 1.085 jamaah, sekitar 70 persen atau sebanyak 643 orang berasal dari Kota Batam. Selebihnya tersebar di beberapa kabupaten/kota:
-
Tanjungpinang: 147 orang
-
Karimun: 121 orang
-
Bintan: 46 orang
-
Kepulauan Anambas: 45 orang
-
Natuna: 36 orang
-
Lingga: 27 orang
Baca juga: BMKG prakirakan cuaca wilayah Kepri hari ini berawan
“Kloter pertama dari Kepri dijadwalkan berangkat pada 22 April. Saat ini, proses penerbitan visa jamaah masih berlangsung,” kata dia.
Syafii menjelaskan, Kanwil Kemenhaj Kepri telah melaksanakan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), validasi dokumen, dan sinkronisasi data melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT).
Selain itu, manasik haji juga telah digelar secara berjenjang di tingkat kabupaten/kota.
“Kegiatan tersebut mencakup pembinaan ibadah, simulasi perjalanan, edukasi kesehatan, serta penguatan kesiapan mental dan spiritual jamaah,” ujarnya.
Dari aspek kesehatan, Kanwil Kemenhaj Kepri bersama instansi terkait memastikan seluruh jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan, penetapan status istitha’ah, serta vaksinasi wajib sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.
Baca juga: Kemenag Kepri paparkan tantangan pelayanan keagamaan daerah perbatasan
“Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait penerbangan, embarkasi, dan layanan di Asrama Haji Batam untuk menjamin kelancaran keberangkatan serta pelayanan jamaah,” kata dia.
Kanwil Kemenhaj Kepri juga telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi petugas kloter Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam guna memastikan pelayanan yang profesional dan responsif.
“Kami terus mematangkan persiapan untuk keberangkatan di April mendatang, di mana kloter pertama akan memasuki Asrama Haji Batam pada tanggal 21 April dan berangkat pada esok harinya dengan maskapai Saudia Airlines,” katanya.
Baca juga:
Catat! Jadwal Imsak Batam & wilayah Kepri besok, Sabtu 21 Februari 2026
Hasil sidak Kemnaker temukan ratusan tenaga kerja asing ilegal di KEK Galang Batang