Jakarta (ANTARA) - Timnas Meksiko bertekad untuk membuat sejarah saat mereka menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya, setelah tahun ini bersama-sama dengan Amerika Serikat dan Kanada.

Laju terbaik Meksiko di ajang empat tahunan ini adalah melangkah dua kali sampai babak perempat final pada edisi 1970 dan 1986, yang bersamaan dimana mereka menjadi tuan rumah.

Namun pencapaian itu tak terulang lagi pada tujuh edisi berikutnya pada 1994 sampai 2018, karena dalam periode itu mereka hanya sanggup mencapai babak 16 besar.

Pada edisi terakhir, Meksiko untuk pertama kalinya gagal melewati babak fase grup. Pencapaian ini terakhir kali terjadi pada 1978 di Argentina.

Oleh karena itu, dengan kembali menjadi tuan rumah pada tahun ini, bukan tidak mungkin Meksiko akan mengulangi pencapaian terbaiknya atau mungkin malah melewatinya.

Tantangan Meksiko akan dimulai dari Grup A yang diisi Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Ceko.

Jalur menuju Piala Dunia 2026

Meksiko lolos sebagai tuan rumah bersama dengan Kanada dan Amerika Serikat, sehingga mereka memainkan putaran final tanpa jalur kualifikasi. Edisi 2026 dari pesta akbar dunia ini, akan menampilkan format baru dengan 48 tim.

Rekam jejak di Piala Dunia

Piala Dunia tahun ini akan menjadi Piala Dunia ke-18 yang mereka ikuti setelah debut pada edisi perdana di Uruguay tahun 1930. Ini akan menjadi Piala Dunia kesembilan yang mereka mainkan secara berturut-turut sejak edisi 1994 di Amerika Serikat.

Pencapaian terbaik Meksiko di Piala Dunia terjadi saat dua kali bermain di kandang sendiri, ketika tim memanfaatkan dukungan penuh suporter untuk melaju hingga perempat final.

Pada tahun 1970, pasukan Raul Cardenas harus tersingkir setelah kalah 4-1 dari Italia, sementara pada tahun 1986 tim asuhan Bora Milutinovic mengalami kekecewaan melalui adu penalti melawan Jerman Barat, tersingkir dengan skor identik setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga perpanjangan waktu.

Pada edisi terakhir, El Tricolor gagal memenuhi ekspektasi di Qatar 2022. Skuad asuhan Gerardo Martino membuka perjalanan mereka di Grup C dengan hasil imbang tanpa gol melawan Polandia sebelum takluk dari lawan yang sudah kerap mereka hadapi di Piala Dunia, Argentina, dengan skor 0-2.

Pelatih

Javier Aguierre Onaindia, veteran tim di Piala Dunia 1986, kini berada di kursi pelatih kepala untuk Meksiko di Piala Dunia 2026.

Aguirre kembali menempati kursi pelatih Meksiko pada Juli tahun lalu, setelah mengambil alih tongkat komando menyusul masa singkat Jaime Lozano. Ini menjadi periode ketiganya memimpin tim nasional, setelah sebelumnya mengarahkan negaranya di Piala Dunia 2002, di mana mereka tersingkir di babak 16 besar usai kalah 0-2 dari Amerika Serikat.

Ia kembali menduduki jabatan tersebut di Piala Dunia 2010, ketika tim asuhannya kembali terhenti di fase yang sama setelah takluk 1-3 dari Argentina.

Pemain bintang

Kiper veteran 40 tahun Guillermo Ochoa akan menjadi sosok penting untuk Meksiko di Piala Dunia 2026 karena pengalamannya dan juga kepemimpinannya di dalam dan luar lapangan.

Jika Ochoa akan menjadi pemimpin tim di lini belakang, penyerang Fulham Raul Jimenez akan memimpin tim ini di lini depan. Jimenez, yang lima tahun lebih mua dari Ochoa, tiba di Piala Dunia 2026 setelah mengoleksi sembilan gol dan tiga assist bersama The Cottagers musim ini.

Piala Dunia 2026 merupakan Piala Dunia keempat untuk Jimenez yang kini sudah memiliki 44 gol dari 125 penampilannya untuk Meksiko.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Profil timnas Meksiko, tekad tuan rumah kembali membuat sejarah