KBRI Singapura Siapkan Lajur Pemilih Khusus
Minggu, 6 April 2014 18:02 WIB
Batam (Antara Kepri) - Kedutaan Besar RI di Singapura menyiapkan lajur khusus pendaftaran memilih untuk Warga Negara Indonesia yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap dan tidak menerima undangan memilih dari Panitia Pemilihan Luar Negeri, Minggu.
Dari empat lajur tempat pendaftaran, satu di antaranya khusus untuk pemilih tanpa undangan yang disertai kode batan (barcode).
Duta Besar RI untuk Singapura Andri Hadi mengatakan lajur itu memang disediakan khusus untuk memudahkan pemeriksaan identitas pemilih tanpa undangan.
"Karena untuk pemilih tanpa undangan, kami perkirakan akan 'crowded', karena dibutuhkan pemeriksaan dokumen lagi," kata Duta Besar.
Ia memperkirakan sekitar 500 orang tanpa undangan akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu di Singapura.
Untuk dapat menggunakan hak pilihnya, pemilih cukup menunjukkan paspor sebagai alat bukti.
KBRI Singapura menyiapkan 36 tempat pemilihan suara yang dibagi dalam dua zona, A dan B untuk mengurai kepadatan pemilih yang datang dari berbagai penujuru Singapura.
"Hingga saat ini pelaksanaan Pemilu lancar. Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih kepada Pemerintah SIngapura yang telah mendukung lancarnya pemilihan," kata dia.
Ribuan WNI berkumpul di Kantor KBRI Singapura untuk menggunakan hak pilihnya. Kesempatan itu juga digunakan para pekerja laksana rumah tangga untuk bersilaturahmi dan bercengkrama.
"Sekalian bertemu dan jalan-jalan," kata pekerja Indonesia di Singapura, Siti.
Kebaya
Beberapa orang WNI datang ke KBRI menggunakan kebaya, lengkap dengan kain panjang dan sepatu berhak tinggi.
"Orang Indonesia ya pakai baju Indonesia," kata Wiwik.
Meskipun baru menempuh perjalanan menggunakan kereta bawah tanah MRT, namun ia mengatakan tidak merasa berat. "Justru bangga," kata dia.
Sementara itu, KBRI menyiapkan ruangan khusus untuk bazar makanan bagi para pemilih usai menggunakan hak mereka di dekat pintu ke luar.
Dalam bazar itu, peserta menyediakan berbagai makanan khas Indonesia seperti ayam penyet dan pecel. (Antara)
Editor: Rusdianto
Dari empat lajur tempat pendaftaran, satu di antaranya khusus untuk pemilih tanpa undangan yang disertai kode batan (barcode).
Duta Besar RI untuk Singapura Andri Hadi mengatakan lajur itu memang disediakan khusus untuk memudahkan pemeriksaan identitas pemilih tanpa undangan.
"Karena untuk pemilih tanpa undangan, kami perkirakan akan 'crowded', karena dibutuhkan pemeriksaan dokumen lagi," kata Duta Besar.
Ia memperkirakan sekitar 500 orang tanpa undangan akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu di Singapura.
Untuk dapat menggunakan hak pilihnya, pemilih cukup menunjukkan paspor sebagai alat bukti.
KBRI Singapura menyiapkan 36 tempat pemilihan suara yang dibagi dalam dua zona, A dan B untuk mengurai kepadatan pemilih yang datang dari berbagai penujuru Singapura.
"Hingga saat ini pelaksanaan Pemilu lancar. Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih kepada Pemerintah SIngapura yang telah mendukung lancarnya pemilihan," kata dia.
Ribuan WNI berkumpul di Kantor KBRI Singapura untuk menggunakan hak pilihnya. Kesempatan itu juga digunakan para pekerja laksana rumah tangga untuk bersilaturahmi dan bercengkrama.
"Sekalian bertemu dan jalan-jalan," kata pekerja Indonesia di Singapura, Siti.
Kebaya
Beberapa orang WNI datang ke KBRI menggunakan kebaya, lengkap dengan kain panjang dan sepatu berhak tinggi.
"Orang Indonesia ya pakai baju Indonesia," kata Wiwik.
Meskipun baru menempuh perjalanan menggunakan kereta bawah tanah MRT, namun ia mengatakan tidak merasa berat. "Justru bangga," kata dia.
Sementara itu, KBRI menyiapkan ruangan khusus untuk bazar makanan bagi para pemilih usai menggunakan hak mereka di dekat pintu ke luar.
Dalam bazar itu, peserta menyediakan berbagai makanan khas Indonesia seperti ayam penyet dan pecel. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR evakuasi jenazah di Perairan Karimun, diduga korban laka laut Singapura
31 March 2026 7:31 WIB
Harga tiket reri Singapura-Batam naik, Disbudpar pastikan wisata tetap normal
13 March 2026 15:42 WIB
Pemko Batam targetkan ekspor ikan ke Singapura capai Rp270 miliar di tahun 2026
26 February 2026 15:06 WIB
Komisi VII DPR RI soroti wisman Singapura dan Malaysia belanja sembako di Batam
11 February 2026 9:04 WIB
Disbudpar Batam sebut transportasi AirFish tambah daya tarik wisman Singapura
07 February 2026 11:30 WIB
KPK hadirkan Jamdatun Kejagung R. Narendra Jatna pada sidang Paulus Tannos di Singapura
03 February 2026 15:22 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Iran desak Dewan Keamanan PBB tolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan AS
07 May 2026 15:41 WIB
Menkeu AS Bessent isyaratkan Donald Trump akan "tekan" Xi Jinping terkait Iran
05 May 2026 12:19 WIB