PPKI Gairahkan Ekonomi Batam
Rabu, 11 Juni 2014 20:37 WIB
Batam (Antara Kepri) - Penyelenggaraan Pekan Produk Kreatif Indonesia yang diselaraskan dengan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV dipercaya mampu menggairahkan ekonomi di Batam, kata Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo di Batam, Rabu.
"Perekonomian Batam meningkat, lihat dari ramainya pameran di PPKI dan lokasi pameran lainnya," kata Wakil Gubernur.
Ia menyatakan 40 sektor ekonomi bergerak karena PPKI, mulai dari tukang ojek, restoran, pedagang sovenir hingga penginapan.
Penyelenggaraan PPKI dan MTQ juga menumbuhkan Usaha Kecil Menengah yang mengikuti pameran-pameran di sekitar acara. Apalagi kebanyakan pengunjung yang datang ke pameran adalah rombongan MTQ dari berbagai daerah di Indonesia.
"Saya rasa ini sebuah fenomena yang bagus, mulai dari jasa rentak, sampai pedagang kaki lima pun turun," kata dia.
Ia berharap seluruh warga Batam dan Kepulauan Riau pada umumnya bisa menikmati hasil penyelenggaraan MTQ dan PPKI.
Di tempat yang sama, Panitia PPKI yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Guntur Sakti mengatakan pelaksanaan MTQ mampu menggairahkan ekonomi Batam.
"Berdasarkan analisa Bank Indonesia, PPKI dan MTQ mampu meningkatkan perekonomian sebesar 0,2 persen pada kuartal II tahun 2014," kata Guntur.
Berdasarkan pengamatannya, hampir seluruh anjungan di berbagai pameran selalu dijubeli masyarakat.
"Tapi, nilai transaksinya belum bisa kami ketahui," kata dia.
Pelaksanaan PPKI di Batam dibarengi dengan beberapa pameran lain yang seiringan yaitu Pameran UKM, Pameran Peradaban Budaya Islam, Pameran Bonsay, Pameran Investasi Daerah, Wonderfood Kepri dan Pameran Produk Syariah.
Seluruh pameran digelar di sekitar Masjid Raya Batam dan lahan pembangunan Islamic Centre.
"Setiap hari yang datang ke pameran seluruhnya mencapai 600 orang tiap jam. Dan saat akhir pekan kemarin, jumlahnya bisa mencapai 2.000 orang," kata Guntur.(Antara)
Editor: Dedi
"Perekonomian Batam meningkat, lihat dari ramainya pameran di PPKI dan lokasi pameran lainnya," kata Wakil Gubernur.
Ia menyatakan 40 sektor ekonomi bergerak karena PPKI, mulai dari tukang ojek, restoran, pedagang sovenir hingga penginapan.
Penyelenggaraan PPKI dan MTQ juga menumbuhkan Usaha Kecil Menengah yang mengikuti pameran-pameran di sekitar acara. Apalagi kebanyakan pengunjung yang datang ke pameran adalah rombongan MTQ dari berbagai daerah di Indonesia.
"Saya rasa ini sebuah fenomena yang bagus, mulai dari jasa rentak, sampai pedagang kaki lima pun turun," kata dia.
Ia berharap seluruh warga Batam dan Kepulauan Riau pada umumnya bisa menikmati hasil penyelenggaraan MTQ dan PPKI.
Di tempat yang sama, Panitia PPKI yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Guntur Sakti mengatakan pelaksanaan MTQ mampu menggairahkan ekonomi Batam.
"Berdasarkan analisa Bank Indonesia, PPKI dan MTQ mampu meningkatkan perekonomian sebesar 0,2 persen pada kuartal II tahun 2014," kata Guntur.
Berdasarkan pengamatannya, hampir seluruh anjungan di berbagai pameran selalu dijubeli masyarakat.
"Tapi, nilai transaksinya belum bisa kami ketahui," kata dia.
Pelaksanaan PPKI di Batam dibarengi dengan beberapa pameran lain yang seiringan yaitu Pameran UKM, Pameran Peradaban Budaya Islam, Pameran Bonsay, Pameran Investasi Daerah, Wonderfood Kepri dan Pameran Produk Syariah.
Seluruh pameran digelar di sekitar Masjid Raya Batam dan lahan pembangunan Islamic Centre.
"Setiap hari yang datang ke pameran seluruhnya mencapai 600 orang tiap jam. Dan saat akhir pekan kemarin, jumlahnya bisa mencapai 2.000 orang," kata Guntur.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
BP Batam bersama Pertamina Patra Niaga perkuat layanan energi penerbangan
19 September 2026 10:47 WIB
Pemprov Kepri proyeksikan pendapatan daerah naik Rp82 miliar di APBD perubahan
18 September 2026 17:26 WIB
Pemkot Batam tetapkan produk unggulan pastikan akses pemasaran diperluas
18 September 2026 15:00 WIB
Kemnaker: Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 berlangsung hingga 23 September
18 September 2026 8:51 WIB
PGN Batam perkuat edukasi jaringan gas capai target 34 ribu sambungan rumah tangga
17 September 2026 14:40 WIB