Logo Header Antaranews Kepri

PPKI-MTQ Batam Jadi Percontohan Nasional

Jumat, 13 Juni 2014 17:53 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Penyelenggaraan Pekan Produk Kreatif Indonesia yang diselaraskan dengan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional di Kota Batam 6-13 Juni 2014 dijadikan percontohan nasional dan akan diterapkan dalam penyelenggaraan MTQ berikutnya.

"Dalam rapat evaluasi bersama jajaran kementerian di bawah Menko Kesra, pelaksanaan PPKI di Batam dijadikan 'protype'," kata Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga panitia PPKI VIII Soerya Respationo di Batam, Jumat.

Untuk pertama kali, PPKI digelar di luar Jakarta. Tidak hanya itu, PPKI juga disejalankan dengan pelaksanaan MTQ Nasional yang dihadiri ribuan kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Jajaran Menko Kesra menganggap pelaksanaan PPKI VIII sukses, dilihat dari banyaknya jumlah pengunjung yang menghadiri pameran dan pagelaran 15 sub produk kreatif.

"Berdasarkan evaluasi itu, maka penyelenggaraan MTQ di Mataram, 2016 juga akan diselaraskan dengan PPKI," kata pria yang juga Ketua Panitia Pelaksana MTQ Nasional XXV.

PPKI VIII dan berbagai pameran dan bazar pendukungnya dikunjungi sekitar 10.000 orang pengunjung pada hari kerja dan 20.000 orang pengunjung pada akhir pekan. Secara keseluruhan, jumlah pengunjung mencapai 90.000 orang.

PPKI di Batam juga sukses menggerakan 40 sektor ekonomi kecil, mulai dari tukang ojek, rumah makan hingga penginapan.

"PPKI dan MTQ memberikan berkah bagi warga Batam. Apalagi sekarang sudah mendekati Ramadhan. Mudah-mudahan bisa menjadi bekal untuk puasa dan Lebaran," kata Wakil Gubernur sambil tersenyum.

Sebagai orang yang pertama kali mengusulkan agar MTQ diselaraskan dengan PPKI, ia mengaku puas.

Awalnya, kata dia, ide menggabungkan MTQ dengan PPKI lahir saat ia menghadiri MTQ Nasional di Ambon, dua tahun lalu.

"Saya lihat, MTQ hanya ramai saat pembukaan dan penutupan saja. Sedangkan saat lomba, hanya dihadiri kafilahnya saja. Saya pikirkan, bagaimana caranya agar MQ selalu ramai, makanya ide saya, digabungkan dengan PPKI," kata dia.

PPKI dan MTQ bisa saling menguntungkan, karena kafilah MTQ bisa mendapatkan cinderamata istimewa dari anjungan-anjungan PPKI, sebaliknya pameran dan pagelaran industri kreatif dapat disaksikan lebih banyak pengunjung.

Sementara itu PPKI juga membukukan transaksi sekitar Rp1 miliar, khusus di arena pameran PPKI, tidak termasuk bazar dan pameran penyerta lainnya.

Sebelumnya, dalam penutupan PPKI, Deputi V Menko Kesra Haswan Yunas memuji pelaksanaan PPKI di Batam.

Menurut dia, Pemda sangat kreatif memadukan dua kegiatan nasional itu hingga bisa saling mengisi dan mendukung. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026