Logo Header Antaranews Kepri

PPKI Diadakan Bersamaan denagn MTQ di Kepri

Jumat, 14 Juni 2013 21:32 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) sekaligus Ketua Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) menyetujui pelaksaan kegiatan tersebut bersamaan dengan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2014 di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

"Pelaksanaan PPKI mamang tidak harus dilaksanakan di Jakarta sepertri tahun-tahun sebelumnya. Saya menyetujui jika acaranya pada 2014 nanti akan digelar di Kepri bersamaan dengan pelaksanaan MTQ Nasional," kata dia di Batam, Jumat.

Pelaksanaan PPKI di daerah, kata dia, juga sebagai ajang promosi apalagi Batam berbatasan langsung dengan negara ASEAN seperti Singapura dan Malaysia.

"Dua kegiatan ini sangat mungkin dilaksanakan bersamaan, sehingga gaungnya akan lebioh dahsyat. Ide pelaksanaan secara serentak sangat baik," kata dia.

Karena pelaksanaannya akan dibarengkan dengan MTQ Nasional, Agung berpesan agar produk-produk yang dipamerkan harus produk kreatif khas daerah masing-masing.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga Ketua MTQ Nasional 2014 di Kepri, Soeryo Respationo mengatakan, dengan digabungkan dua kegiatan nasional dunia pariwisata akan meningkat, terutama yang datang dari mancanegara.

"Potensi wisatanya akan sangat luar biasa, sehingga akan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan asing dan lokal datang ke Kepri terutama Batam," kata Soerya.

Dengan pelaksanaan kedua kegiatan secara bersama-sama, kata dia, juga akan menimbulkan efek peningkatan ekonomi signifikan.

Kepala Bidang Sarana dan Objek Wisata Dinas Pariwisata Kota Batam Rudi Panjaitan mengatakan Sebanyak 10.000 kamar hotel berbintang di Kota Batam, Kepulauan Riau, siap menampung peserta MTQ nasional di kota tersebut pada 2014.

"Sekarang sudah ada 7.700 kamar hotel berbintang, ditambah dengan rencana pembangunan 12 hotel bintang baru," kata dia.

Rudi mengatakan belum mendapatkan informasi kebutuhan kamar hotel pada perhelatan nasional itu. Namun, Dinas Pariwisata bersama Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia berupaya memenuhi kebutuhan kamar saat MTQ.

"Masih ada banyak hotel melati, kalau tidak cukup juga, bisa memakai Asrama Haji," kata dia.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026