Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani muncul dan berpidato di antara massa yang berdemonstrasi memprotes buruknya kinerja PLN Tanjungpinang, Senin.

Gubernur menggunakan mobil pribadinya menuju Kantor PT PLN tanpa didampingi protokoler.

"Ini urusan penting, yang harus diselesaikan," katanya.

Di lokasi aksi, Sani diberi kesempatan untuk berorasi di atas mobil kepolisian.

"Ini (pemadaman listrik) sudah berlangsung lama. PLN harus segera menyelesaikan permasalahan ini, kasihan masyarakat," kata Sani dalam orasinya.

Sani mengatakan sudah tidak bisa berkata-kata lagi untuk mendesak PT PLN memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

"Sudah terlalu sering saya ingatkan. Sudah saya sampaikan keluhan masyarakat Tanjungpinang ke PLN pusat, tetapi hasilnya masih seperti ini," katanya.

Dia mendesak Kantor Kanwil PT PLN Riau-Kepri pindah ke Tanjungpinang. Sebab Kantor PLN Tanjungpinang tidak bisa mengambil keputusan.

"PT PLN harus membuat kantor wilayah di Tanjungpinang kalau serius mengurus permasalahan ini," katanya.

Beberapa saat gubernur berorasi, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah muncul di lokasi aksi. Lis mendampingi Sani, dan melakukan aksi.

"Demo seperti ini sudah berulang-ulang, tetapi PT PLN Tanjungpinang tidak bisa mengambil keputusan. Kami mendesak PLN membentuk Kanwil di Tanjungpinang," ujarnya.

PT PLN sejak sekitar sebulan yang lalu melakukan pemadaman listrik secara bergiliran selama berjam-jam. Dalam sehari terjadi 2-3 kali pemadaman listrik. (Antara)

Editor: Rusdianto