BPMD Anambas Minta Abdi Negara Sosialisasikan Desa
Senin, 20 April 2015 18:23 WIB
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ir. Eko Sutarso menyosialisasikan Program Pemerintahan Tentang Desa di Tarempa, Senin. (antarakepri.com/Radja)
Anambas (Antara Kepri) - Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kepulauan Anambas mengharapkan sebagai abdi Negara dapat membantu menyosialisasikan Program Pemerintah Tentang Desa.
"Seperti kita ketahui bersama, setiap desa memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang anggarannya langsung dialokasikan dari Pemerintah Pusat. Untuk kedepan, dengan APBDes, tolong dibantu perencanaan tentang desa," ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ir.Eko Sutarso di Tarempa, Senin.
Bantuan itu kata dia, dapat berupa sosialisasi kalau ada hal-hal yang kurang jelas, atau dapat ditanyakan ke Bagian Pemerintahan dan Desa (Pemdes) atau Ke Kantor BPMD Pemkab Anambas.
Perubahan Dana Desa dalam APBNP 2015, dipengaruhi kebijakan pemerintah dan penambahan ini sejalan dengan visi Pemerintah untuk membangun daerah pinggiran dalam kerangka NKRI.
Eko Sutarso kembali menjelaskan bahwa Program Pemerintah Tentang Desa itu sama dengan PNPM Mandiri, dan yang paling utama dalam proram ini untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat termasuk Ppemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
"Alhamdulillah dari BPMD telah turun di 7 Kecamatan 7 Desa yang ditunjuk oleh masing-masing kecamatan dalam mengikuti lomba 10 program PKK," ungkapnya ,seraya menyebutkan program PKK bukan milik ibu-ibu tetapi PKK milik kita semuanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Seperti kita ketahui bersama, setiap desa memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang anggarannya langsung dialokasikan dari Pemerintah Pusat. Untuk kedepan, dengan APBDes, tolong dibantu perencanaan tentang desa," ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ir.Eko Sutarso di Tarempa, Senin.
Bantuan itu kata dia, dapat berupa sosialisasi kalau ada hal-hal yang kurang jelas, atau dapat ditanyakan ke Bagian Pemerintahan dan Desa (Pemdes) atau Ke Kantor BPMD Pemkab Anambas.
Perubahan Dana Desa dalam APBNP 2015, dipengaruhi kebijakan pemerintah dan penambahan ini sejalan dengan visi Pemerintah untuk membangun daerah pinggiran dalam kerangka NKRI.
Eko Sutarso kembali menjelaskan bahwa Program Pemerintah Tentang Desa itu sama dengan PNPM Mandiri, dan yang paling utama dalam proram ini untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat termasuk Ppemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
"Alhamdulillah dari BPMD telah turun di 7 Kecamatan 7 Desa yang ditunjuk oleh masing-masing kecamatan dalam mengikuti lomba 10 program PKK," ungkapnya ,seraya menyebutkan program PKK bukan milik ibu-ibu tetapi PKK milik kita semuanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kisah pengabdian dan dedikasi Aipda Raja Faisal di wilayah perbatasan NKRI
28 February 2026 13:10 WIB
Jadwal imsak Batam dan Kepri besok, Senin 23 Februari 2026: 5 Ramadan 1447 H
22 February 2026 21:10 WIB
Berdedikasi jadi relawan sopir jenazah, Aipda Raja Faisal terima penghargaan dari Kapolda Kepri
19 February 2026 12:25 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemkab Natuna siapkan lahan 10 hektare untuk bangun peternakan terintergrasi
05 March 2026 11:02 WIB