Kubu Agung Kecam Pernyataan ARB Terkait Pilkada
Sabtu, 20 Juni 2015 5:24 WIB
Leo Nababan (ANTARAFOTO/Andika Wahyu)
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Partai Golkar kubu Agung Laksono mengecam pernyataan Aburizal Bakrie yang menganggap pilkada tidak penting.
"Kami menyesalkan pernyataan Aburizal di sejumlah media massa, yang menganggap pilkada tidak penting. Bagi kami pilkada penting," kata Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan, dalam wawancara khusus dengan Antara di Tanjungpinang, Jumat.
Menurut dia, secara politik pilkada merupakan batu loncatan untuk kemenangan. Hasil pilkada merupakan gambaran kekuatan partai di daerah.
"Ini penting untuk kepentingan hari ini dan di masa akan datang. Pilkada merupakan momentum yang besar yang harus serius dilaksanakan Golkar," ujarnya yang didampingi sejumlah pengurus Partai Golkar di Kepri kubu Agung Laksono.
Pilkada juga merupakan agenda lima tahunan yang penting dalam proses pergantian pemimpin daerah.
"Ini pesta demokrasi yang diatur dalam undang-undang. Kok bisa dianggap tidak penting," ujar alumnus Lemhannas RI angkatan 39 tahun 2009 itu.
Dia mengatakan pernyataan Aburizal itu melukai kader Partai Golkar, terutama yang berniat mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Pernyataan itu dinilai tidak menunjukkan sikap yang dewasa dalam berpolitik.
"Aneh, seseorang yang mengaku sebagai ketua umum partai tetapi malah menganggap pilkada tidak penting," katanya.
Aburizal, kata dia, cenderung menunjukkan sikap mementingkan diri sendiri. Aburizal lebih mengutamakan menyelamatkan bisnisnya.
"Saya merasa bangga tidak memiliki ketua umum seperti ARB. Pernyataannya itu menunjukkan dia mementingkan diri sendiri, bukan partai," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kami menyesalkan pernyataan Aburizal di sejumlah media massa, yang menganggap pilkada tidak penting. Bagi kami pilkada penting," kata Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan, dalam wawancara khusus dengan Antara di Tanjungpinang, Jumat.
Menurut dia, secara politik pilkada merupakan batu loncatan untuk kemenangan. Hasil pilkada merupakan gambaran kekuatan partai di daerah.
"Ini penting untuk kepentingan hari ini dan di masa akan datang. Pilkada merupakan momentum yang besar yang harus serius dilaksanakan Golkar," ujarnya yang didampingi sejumlah pengurus Partai Golkar di Kepri kubu Agung Laksono.
Pilkada juga merupakan agenda lima tahunan yang penting dalam proses pergantian pemimpin daerah.
"Ini pesta demokrasi yang diatur dalam undang-undang. Kok bisa dianggap tidak penting," ujar alumnus Lemhannas RI angkatan 39 tahun 2009 itu.
Dia mengatakan pernyataan Aburizal itu melukai kader Partai Golkar, terutama yang berniat mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Pernyataan itu dinilai tidak menunjukkan sikap yang dewasa dalam berpolitik.
"Aneh, seseorang yang mengaku sebagai ketua umum partai tetapi malah menganggap pilkada tidak penting," katanya.
Aburizal, kata dia, cenderung menunjukkan sikap mementingkan diri sendiri. Aburizal lebih mengutamakan menyelamatkan bisnisnya.
"Saya merasa bangga tidak memiliki ketua umum seperti ARB. Pernyataannya itu menunjukkan dia mementingkan diri sendiri, bukan partai," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Juda Agung, Cek profil mantan Deputi Gubernur BI yang beralih jadi Wamenkeu
05 February 2026 16:48 WIB
Jaksa Agung pastikan kasus guru jadi tersangka dugaan kekerasan anak akan dihentikan
20 January 2026 16:21 WIB
Kejari Batam selesaikan perkara kecelakaan maut di Tiban secara Restorative Justice
20 January 2026 9:02 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB