Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pembahasan Ranperda APBD Perubahan Kepulauan Riau 2015 cenderung pada pemangkasan kegiatan yang kurang diprioritaskan karena anggaran mengalami defisit sekitar Rp800 miliar.
"Tadi kami sudah mulai bahas estimasi anggaran perubahan, dan apa langkah-langkah strategis yang harus dilakukan," kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak di Tanjungpinang, Senin.
Dia mengemukakan sejumlah kegiatan di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dipotong, disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Kegiatan rutin pemerintah dan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan masyarakat tetap dialokasikan dalam anggaran perubahan.
Sementara penambahan kegiatan hanya dilakukan untuk sejumlah kegiatan yang menyangkut kepentingan masyarakat dan pemerintah, seperti penambahan dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada Kepri dan hibah untuk Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah).
Umrah membutuhkan dana hibah sekitar Rp12 miliar. DPRD Kepri tidak dapat menjamin apakah dana tersebut dapat dicairkan secara keseluruhan atau tidak.
"Hibah untuk Umrah menyangkut hajat hidup orang banyak, makanya diprioritaskan. Tetapi nilainya belum diketahui, nanti disesuaikan dengan kemampuan anggaran," ujarnya.
Salah satu dinas yang terkena imbas dari penurunan dana bagi hasil migas yang mempengaruhi pendapat Kepri yakni Dinas Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Yatim Mustafa mengatakan akibat anggaran daerah defisit sekitar Rp800 miliar, anggaran untuk sektor pendidikan juga drastis berkurang.
"Ini yang menyebabkan banyak kegiatan yang sudah direncanakan tidak dapat dilaksanakan," ujarnya.
Yatim menjelaskan anggaran yang dikelola Dinas Pendidikan semula dialokasikan Rp290 miliar, kemudian dikurangi menjadi Rp95 miliar akibat penurunan penerimaan pendapatan daerah yang bersumber dari dana bagi hasil migas.
"Setelah dirasionalisasi, pelaksanaan berbagai kegiatan ditunda dan dihapus. Kemudian anggaran yang dikelola Dinas Pendidikan Kepri berkurang menjadi Rp65 miliar," ucapnya.(Antara)
Editor: Dedi
Pembahasan Anggaran Perubahan Cenderung Pemangkasan Kegiatan
Senin, 24 Agustus 2015 15:25 WIB
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya sebut anggaran penanganan bencana Sumatera tak ganggu ekonomi
15 December 2025 15:44 WIB
DPRD dan Pemprov Kepri tunda penganggaran TPP ASN dua bulan pada APBD 2026
01 December 2025 13:21 WIB
Anggaran BP Batam 2026 diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur, ekonomi hingga kesehatan
16 September 2025 13:28 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Lingga gelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan SPPG optimalkan MBG
28 January 2026 9:13 WIB