PU Lingga Antar Air ke Rumah Warga
Jumat, 23 Oktober 2015 14:56 WIB
Hearing masalah krisis air di DPRD Lingga, Kamis (22/10). (antarakepri.com/Ardhi)
Lingga (Antara Kepri) - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lingga akan mengantarkan air ke rumah-rumah sebagai solusi sementara mengatasi krisis air di daerah setempat, kata Ketua DPRD Lingga, Kamarudin Ali.
Solusi sementara itu disampaikan Dinas PU dalam hearing bersama DPRD, Kamis kemarin.
Kamarudin Ali mengatakan, solusi tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air warga Daik, khususnya bagi beberapa wilayah yang tidak terjangkau pendistribusian air dari PDAM.
"Kita minta solusi ini segera dilaksanakan. Paling tidak, sore ini sudah bisa dijalankan. Angkutan milik Pemkab bisa dimanfaatkan untuk mengantar air ke rumah-rumah," tuturnya.
Sementara itu, terkait usaha lebih lanjut mengatasi permasalahan kekeringan yang sudah dua kali dalam dua tahun terakhir ini dirasakan warga ibukota, ia mengatakan, pihak terkait akan melakukan studi kelayakan di beberapa titik sumber air yang layak untuk pembangunan Waduk.
"Usulan Gema Lingga saat orasi di kantor DPRD kemarin tentang pembangunan waduk, sangat-sangat memungkinkan untuk kita realisasikan. Itu sudah seharusnya ada, seiring ibukota ini yang semakin ramai penduduknya. Bahkan sumber air kita cukup potensial untuk itu," paparnya.
Mengingat APBD perubahan yang belum di sahkan, dilanjutkan Kamarudin, besar kemungkinan pihaknya akan mengusakan kepada TAPD, untuk menganggarkan kegiatan studi kelayakan tersebut di tahun ini.
"Kita harapkan tahun ini anggaran masih dapat disisihkan TAPD untuk studi kelayakan pembangunan waduk, bahkan kita bangun waduknya tahun ini kalau anggaran memungkinkan. Kita masih bisa sisipkan di APBD Perubahan," tutupnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Solusi sementara itu disampaikan Dinas PU dalam hearing bersama DPRD, Kamis kemarin.
Kamarudin Ali mengatakan, solusi tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air warga Daik, khususnya bagi beberapa wilayah yang tidak terjangkau pendistribusian air dari PDAM.
"Kita minta solusi ini segera dilaksanakan. Paling tidak, sore ini sudah bisa dijalankan. Angkutan milik Pemkab bisa dimanfaatkan untuk mengantar air ke rumah-rumah," tuturnya.
Sementara itu, terkait usaha lebih lanjut mengatasi permasalahan kekeringan yang sudah dua kali dalam dua tahun terakhir ini dirasakan warga ibukota, ia mengatakan, pihak terkait akan melakukan studi kelayakan di beberapa titik sumber air yang layak untuk pembangunan Waduk.
"Usulan Gema Lingga saat orasi di kantor DPRD kemarin tentang pembangunan waduk, sangat-sangat memungkinkan untuk kita realisasikan. Itu sudah seharusnya ada, seiring ibukota ini yang semakin ramai penduduknya. Bahkan sumber air kita cukup potensial untuk itu," paparnya.
Mengingat APBD perubahan yang belum di sahkan, dilanjutkan Kamarudin, besar kemungkinan pihaknya akan mengusakan kepada TAPD, untuk menganggarkan kegiatan studi kelayakan tersebut di tahun ini.
"Kita harapkan tahun ini anggaran masih dapat disisihkan TAPD untuk studi kelayakan pembangunan waduk, bahkan kita bangun waduknya tahun ini kalau anggaran memungkinkan. Kita masih bisa sisipkan di APBD Perubahan," tutupnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Ardhi
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Ketenagakerjaan Batam akselerasi penambahan kepesertaan pekerja informal
06 November 2025 13:48 WIB
Pemkot Tanjungpinang usulkan pembangunan GOR dan revitalisasi stadion ke Kementerian PU
14 October 2025 17:49 WIB
Pemprov Kepri dan Kementerian PUPR lanjutkan penataan kawasan Pulau Penyengat
12 August 2025 14:10 WIB
Penumpang speedboat mati mesin di Anambas berhasil dievakuasi oleh Basarnas Natuna
24 November 2024 5:41 WIB, 2024