Terduga Teroris LH Hendak Bekerja di Singapura
Senin, 5 September 2016 18:09 WIB
Batam (Antara Kepri) - Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan bahwa terduga teroris LH (24) yang merupakan jaringan Gigih Rahmat Dewa hendak bekerja di Singapura sebelum akhirnya ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror pada Sabtu (3/9) di Batuaji Batam.
"Dia hendak kerja di Singapura. Pekerjaan di Singapura ditawarkan oleh namboru (ibu dari teman LH yang bernama SP) sebagai petugas kebersihan dan petugas pasar malam di Pulau Sentosa," kata Sam saat memberikan keterangan mengenai penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Anti Teror, Senin.
LH, kata dia, sudah memiliki paspor no.B3350747 yang juga diamankan saat penggerebekan bersama sejumlah barang lain seperti dua buku tabungan Bank Mandiri atas nama LH.
Satu buah buku dengan judul "Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW" pengarang Moenawar Chalil Penerbit PT Bulan Bintang, satu buku "Perang Akhir Zaman satu kepastian yang akan tiba demi kedamaian sejati di bumi" karangan Abu Rabbani Abdullah, penerbit Hanif, dua lembar sertifikat kursus mengelas yang dikeluarkan oleh biro jasa pelatihan BSA (Batam Skill Academy).
"Ia juga diminta untuk mencari lagi lima orang untuk sama-sama bekerja di Singpura. Nantinya akan diberangkatkan oleh penyalur tidak resmi melalui Pelabuhan Resmi di Batam," kata dia.
Terduga LH dan rombongannya akan diberangkatkan melalui teman namboru di jasa pekerjaan tidak resmi namun lewat jalur transportasi resmi di Pelabuhan Batam Center.
"Dalam pemeriksaan LH menyampaikan tidak ada niat untuk berangkat ke Suriah," kata Sam.
Saat ini, kata dia, LH yang diduga turut membantu menyembunyikan buronan teroris asal Uighur, Tiongkok, yang bernama Dony, membantu memfasilitasi keberangkatan WNI ke Suriah, memfasilitasi masuknya dua WNA Uighur ke Batam, turut menerima dana dari East Turkistan Islamic Movement (ETIM) untuk membiayai kebutuhan hidup WNA Uighur masih terus menjalani pemeriksaan.
Selain itu, LH juga diduga ikut merencanakan penyerangan terhadap Marina Bay, Singapura. Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama jajaran Polda Kepri menangkap enam orang terduga teroris di Batam, Jumat (5/8).
"Keberadaan LH saat ini masih diamankan pihak kepolisian di tempat yang aman untuk terus dikembangkan dan didalami keterkaitannya dengan kelompok teroris lainnya," kata dia.
Kapolda memastikan LH diberlakukan dengan baik oleh petugas dan dalam kondisi sehat. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Dia hendak kerja di Singapura. Pekerjaan di Singapura ditawarkan oleh namboru (ibu dari teman LH yang bernama SP) sebagai petugas kebersihan dan petugas pasar malam di Pulau Sentosa," kata Sam saat memberikan keterangan mengenai penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Anti Teror, Senin.
LH, kata dia, sudah memiliki paspor no.B3350747 yang juga diamankan saat penggerebekan bersama sejumlah barang lain seperti dua buku tabungan Bank Mandiri atas nama LH.
Satu buah buku dengan judul "Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW" pengarang Moenawar Chalil Penerbit PT Bulan Bintang, satu buku "Perang Akhir Zaman satu kepastian yang akan tiba demi kedamaian sejati di bumi" karangan Abu Rabbani Abdullah, penerbit Hanif, dua lembar sertifikat kursus mengelas yang dikeluarkan oleh biro jasa pelatihan BSA (Batam Skill Academy).
"Ia juga diminta untuk mencari lagi lima orang untuk sama-sama bekerja di Singpura. Nantinya akan diberangkatkan oleh penyalur tidak resmi melalui Pelabuhan Resmi di Batam," kata dia.
Terduga LH dan rombongannya akan diberangkatkan melalui teman namboru di jasa pekerjaan tidak resmi namun lewat jalur transportasi resmi di Pelabuhan Batam Center.
"Dalam pemeriksaan LH menyampaikan tidak ada niat untuk berangkat ke Suriah," kata Sam.
Saat ini, kata dia, LH yang diduga turut membantu menyembunyikan buronan teroris asal Uighur, Tiongkok, yang bernama Dony, membantu memfasilitasi keberangkatan WNI ke Suriah, memfasilitasi masuknya dua WNA Uighur ke Batam, turut menerima dana dari East Turkistan Islamic Movement (ETIM) untuk membiayai kebutuhan hidup WNA Uighur masih terus menjalani pemeriksaan.
Selain itu, LH juga diduga ikut merencanakan penyerangan terhadap Marina Bay, Singapura. Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama jajaran Polda Kepri menangkap enam orang terduga teroris di Batam, Jumat (5/8).
"Keberadaan LH saat ini masih diamankan pihak kepolisian di tempat yang aman untuk terus dikembangkan dan didalami keterkaitannya dengan kelompok teroris lainnya," kata dia.
Kapolda memastikan LH diberlakukan dengan baik oleh petugas dan dalam kondisi sehat. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolda Kepri minta semua pihak waspada potensi teror saat Natal dan Tahun Baru
20 December 2025 9:09 WIB
Menko Polkam: Polri dan TNI dalami ledakan di SMAN 72 didalami, belum tentu aksi teroris
07 November 2025 16:10 WIB
Densus Antiteror 88 tangkap 3 warga terduga teroris di Palu dan Ampana
19 December 2024 12:26 WIB, 2024
Fasilitas perusahaan dirgantara Turki di Ankara diserang sekelompok teroris
24 October 2024 6:30 WIB, 2024
Lebih dari 50 orang tewas dalam serangan teroris di Balochistan-Pakistan
27 August 2024 8:24 WIB, 2024
Serangan teroris di Dagestan, Rusia, tewaskan 6 polisi dan seorang pendeta
24 June 2024 10:18 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri mengungkap modus penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura
27 January 2026 16:25 WIB