Stan Suku Laut Meriahkan Bazar HUT Lingga
Selasa, 15 November 2016 15:48 WIB
Caption: Pengunjung bazar HUT Kabupaten Lingga ke 13 berfoto bersama anak-anaknya diatas replika sampan kajang yang di pajang di stan bazar Suku Laut, Senin (14/11) malam. (Antarakepri/Ardhi)
Lingga (Antara Kepri) - Stan bazar Suku Laut Selat Kongki Desa Penaah berhasil mencuri perhatian pengunjung bazar Hari Ulang Tahun Kabupaten Lingga ke 13, yang digelar di halaman kantor Bupati setempat.
"Ini pertama kalinya kami tampil dalam kegiatan bazar. Sebelum ini tidak pernah," kata Edy, ketua RT Selat Kongki Desa Penaah, Senin malam.
Meski tampil sederhana, namun stan dengan dinding atap nipah, dilengkapi sebuah replika sampan kajang suku laut itu menarik minat pengunjung untuk melihat berbagai foto-foto dan hasil olahan kreatif masyarakat Selat Kongki.
"Disini kami dibantu Kades Penaah, aktivis bu Densi Diaz dan timnya menyiapkan tempat. Mereka ikut memajang banyak foto-foto warga kami," terangnya.
Selain itu, di stan bazar juga terlihat beberapa jenis obat-obatan seperti obat nafsu makan, obat penyakit dalam, batu ginjal, serta obat kejantanan pria berbahan alami dari tumbuhan-tumbuhan laut.
Ada juga souvenir unik dari tanaman akar bahar berbentuk gelang, dan produk makanan laut seperti sotong kering.
Dia merasa cukup bangga masyarakatnya dapat berperan serta dalam memeriahkan HUT Kabupaten Lingga ke 13.
Menurutnya, keberadaan warga sukunya mulai di anggap ada san di perhatikan sebagai salah satu elemen masyarakat Lingga, tidak seperti 12 tahun kebelakang.
Terpisah, aktivis Buta Aksara Lensi Fluzianti atau yang akrab di sapa Densi Diaz oleh warga suku laut turut menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang menyediakan satu stan khusus untuk warga suku laut tersebut.
"Ini sedikit mendadak, jadi hanya mampu kami buat sederhana," ungkap Lensi.
Menurutnya, dengan tampil perdana di ajang pameran setingkat Kabupaten ini, Suku Laut dapat memberikan warna baru dalam kegiatan perayaan 13 tahun Kabupaten Lingga.
Dia juga mengharapkan perhatian pemerintah terhadap suku laut tidak hanya sebatas itu, namun dapat memberikan sentuhan lebih dalam seperti memberdayakan masyarakat dalam pengolahan produk kreatif agar tampil menarik untuk di pasarkan. (Antara)
Editor: Evy R Syamsir
"Ini pertama kalinya kami tampil dalam kegiatan bazar. Sebelum ini tidak pernah," kata Edy, ketua RT Selat Kongki Desa Penaah, Senin malam.
Meski tampil sederhana, namun stan dengan dinding atap nipah, dilengkapi sebuah replika sampan kajang suku laut itu menarik minat pengunjung untuk melihat berbagai foto-foto dan hasil olahan kreatif masyarakat Selat Kongki.
"Disini kami dibantu Kades Penaah, aktivis bu Densi Diaz dan timnya menyiapkan tempat. Mereka ikut memajang banyak foto-foto warga kami," terangnya.
Selain itu, di stan bazar juga terlihat beberapa jenis obat-obatan seperti obat nafsu makan, obat penyakit dalam, batu ginjal, serta obat kejantanan pria berbahan alami dari tumbuhan-tumbuhan laut.
Ada juga souvenir unik dari tanaman akar bahar berbentuk gelang, dan produk makanan laut seperti sotong kering.
Dia merasa cukup bangga masyarakatnya dapat berperan serta dalam memeriahkan HUT Kabupaten Lingga ke 13.
Menurutnya, keberadaan warga sukunya mulai di anggap ada san di perhatikan sebagai salah satu elemen masyarakat Lingga, tidak seperti 12 tahun kebelakang.
Terpisah, aktivis Buta Aksara Lensi Fluzianti atau yang akrab di sapa Densi Diaz oleh warga suku laut turut menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang menyediakan satu stan khusus untuk warga suku laut tersebut.
"Ini sedikit mendadak, jadi hanya mampu kami buat sederhana," ungkap Lensi.
Menurutnya, dengan tampil perdana di ajang pameran setingkat Kabupaten ini, Suku Laut dapat memberikan warna baru dalam kegiatan perayaan 13 tahun Kabupaten Lingga.
Dia juga mengharapkan perhatian pemerintah terhadap suku laut tidak hanya sebatas itu, namun dapat memberikan sentuhan lebih dalam seperti memberdayakan masyarakat dalam pengolahan produk kreatif agar tampil menarik untuk di pasarkan. (Antara)
Editor: Evy R Syamsir
Pewarta : Ardhi
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov NTB gelar ritual tolak bala demi kelancaran balapan MotoGP di Mandalika
01 October 2025 11:33 WIB
Rupiah diperkirakan terus menguat menjelang pengumuman suku bunga The Fed
17 September 2025 10:08 WIB
Pawai budaya ditampilkan demi meriahkan perayaan kemerdekaan di Perbatasan Natuna-Kepri
18 August 2024 13:33 WIB, 2024
Wakapolri sebut Suku Melayu Kepri berkontribusi besar terhadap NKRI
03 February 2024 19:39 WIB, 2024
Pemprov Kepri bantah kabar soal proyek revitalisasi suku laut mangkrak
01 February 2024 13:11 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Masyarakat Kepri diimbau bijak belanja dan konsumsi pangan jelang Ramadhan
10 February 2026 7:14 WIB