Komisi VII DPR tinjau jaringan gas Batam
Senin, 30 April 2018 12:44 WIB
Perusahaan Gas Negara Persero Tbk
Batam (Antaranews Kepri) - Sebanyak 20 orang anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI meninjau perumahaan yang dialiri jaringan gas Perusahaan Gas Negara di Kota Batam Kepulauan Riau, Senin.
Wakil Ketua Komisi VII Herman Khaeron mengatakan kunjungannya itu untuk mengetahui bagaimana kondisi masyarakat setelah dialiri jargas.
Kunjungan kerja dalam reses itu disambut warga Perumahan Sentosa Perdana, Batuaji, Batam.
"Kami mengunjungi rumah warga pengguna jargas sekaligus berinteraksi dengan masyarakat terkait pengalaman mereka setelah menggunakan gas alam," kata
Dalam Kunjungan Kerja rombongan Komisi VII tersebut, turut hadir Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo, Direktur Jenderal Migas KESDM Joko Siswanto dan warga pengguna gas bumi.
Jargas di Perumahan Sentosa Perdana, Batuaji yang dikunjungi ini merupakan proyek penugasan dari pemerintah melalui Kementerian ESDM kepada PT PGN untuk membangun sekaligus mengoperasikan.
"Ini proyek penugasan dari pemerintah melalui Kementerian ESDM," kata Dilo.
Dilo mengatakan, total pipa yang dibangun untuk mengalirkan gas bumi ke 4.003 rumah tangga di Batam mencapai lebih dari 55 km yang tersebar di 16 perumahan.
Proyek yang dibangun sejak 2016 itu menggunakan dana APBN.
Hingga saat ini, pipa gas bumi yang dimiliki dan dioperasikan PGN di Batam sepanjang 223,57 km. Selain jargas, PGN juga telah membangun pipa distribusi di kawasan Nagoya sepanjang 18,3 KM.
Di Batam, PGN sampai saat ini telah memasok gas bumi ke 4.809 pelanggan dengan rincian 43 industri besar, 65 pelanggan komersial seperti restoran hingga hotel, serta 4.701 rumah tangga.
Wakil Ketua Komisi VII Herman Khaeron mengatakan kunjungannya itu untuk mengetahui bagaimana kondisi masyarakat setelah dialiri jargas.
Kunjungan kerja dalam reses itu disambut warga Perumahan Sentosa Perdana, Batuaji, Batam.
"Kami mengunjungi rumah warga pengguna jargas sekaligus berinteraksi dengan masyarakat terkait pengalaman mereka setelah menggunakan gas alam," kata
Dalam Kunjungan Kerja rombongan Komisi VII tersebut, turut hadir Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo, Direktur Jenderal Migas KESDM Joko Siswanto dan warga pengguna gas bumi.
Jargas di Perumahan Sentosa Perdana, Batuaji yang dikunjungi ini merupakan proyek penugasan dari pemerintah melalui Kementerian ESDM kepada PT PGN untuk membangun sekaligus mengoperasikan.
"Ini proyek penugasan dari pemerintah melalui Kementerian ESDM," kata Dilo.
Dilo mengatakan, total pipa yang dibangun untuk mengalirkan gas bumi ke 4.003 rumah tangga di Batam mencapai lebih dari 55 km yang tersebar di 16 perumahan.
Proyek yang dibangun sejak 2016 itu menggunakan dana APBN.
Hingga saat ini, pipa gas bumi yang dimiliki dan dioperasikan PGN di Batam sepanjang 223,57 km. Selain jargas, PGN juga telah membangun pipa distribusi di kawasan Nagoya sepanjang 18,3 KM.
Di Batam, PGN sampai saat ini telah memasok gas bumi ke 4.809 pelanggan dengan rincian 43 industri besar, 65 pelanggan komersial seperti restoran hingga hotel, serta 4.701 rumah tangga.
Pewarta : YJ Naim
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi VII DPR RI soroti wisman Singapura dan Malaysia belanja sembako di Batam
11 February 2026 9:04 WIB
Di Batam, Komisi VII DPR dorong regulasi aviasi lebih kompetitif untuk industri MRO
21 November 2025 17:51 WIB
Ketua Komisi VII DPR apresiasi LKBN ANTARA karena tak andalkan APBN
02 December 2024 17:44 WIB, 2024